Jamaah Penuh dan Sesak

“Jamaaaaaaah… oh jaaamaaaah,” sapa ustadz Maulana kepada masyarakat Banjarbaru yang membludak di Mesjid Jami Hidayatul Muhajirin Jalan Beringin, belakang kolam Renang Idaman, Banjarbaru, Minggu, (22/1) tadi malam. Tak disangka, sekitar ribuan jamaah berhadir pada acara peringatan maulid Nabi SAW 1433H yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Mesjid Jami Hidayatul Muhajirin bersama Nebula Production. Acara yang juga didukung penuh oleh Pemerintah Kota Banjarbaru, Benawa Putra Group, Hunian Islami Kota Santri, Kaltabaru Indah, serta Harian Umum Media Kalimantan ini mengusung tema Tabligh Akbar Sebagai Sarana Peningkatan Ukhuwah Islamiah Guna Mewujudkan Keatuan Ummat.

Ketika keluar dari mobil, Ustadz Jamaah –-saapaan akrab ustadz Maulana, red—langsung digerumbungi para jamaah yang rela menunggu dari sebelum magrib. “Saya rela nunggu di teras mesjid dari sebelum magrib demi bersalaman dengan ustadz Jamaah,” ujar salah seorang jamaah, Aan.

Sebelum datang ke Mesjid Jami Hidayatul Muhajirin, rombongan disempatkan berkunjung ke rumah Dinas Walikota Banjarbaru Ruzaidin Noor. Kemudian setelahnya, Walikota Ruzaidin Noor pun ikut berangkat bersama rombongan menuju Mesjid Jami Hidayatul Muhajirin. “Dalam hidup di dunia ini, kita harus mendahulukan sholat. Tinggalkan semua pekerjaan demi mengerjakan sholat tepat waktu,” tutur ustadz dalam ceramahnya. Dikatakannya, pahala sholat tepat pada waktunya itu ibarat pahala berkurban unta. “Terlambat satu jam, ibarat berkurban sapi. Terlambat lebih dari satu jam, ibarat menyembelih ayam, terlambat lebih dua jam, maka dapat e’enya ayam,” tambah Maulana dengan senyumannya yang khas sehingga membuat para jamaah tertawa.

Di samping itu, turut berhadir pula ketua DPRD Banjarbaru Arie Sophian dan staf lainnya. Salah seorang panitia pelaksana mengaku, tidak menyangka kalau jamaah yang datang begitu banyak. “Untung kita antisipasi dengan menyiapkan layar LCD di luar dua buah. Tidak dikira jamaahnya membludak. Apalagi jamaah yang berada di lantai dua. Kita sempat khawatir,” akunya. []

 

Odong-odong, wahana bermain tervaforit

Siapa sangka, dari sebagian warga Banjarbaru yang sering nongkrong di wilayah Mingguraya dan sekitarnya berpendapat bahwa Odong-odong merupakan jenis wahan bermain anak-anak yang paling di gemari. Tujuh dari sepuluh ibu-ibu yang membawa anak-anaknya bermain di Taman Air Mancur lebih memilih odong-odong ketimbang yang lainnya. Ibu Rizky misalnya, salah seorang guru PAUD di wilayah kemuning ini mengatakan lebih memilih anaknya bermain Odong-odong ketimbang permainan lain. “Selain murah, lebih aman juga. Kita tak perlu mengawasinya kesana kemari. Berada disampiungnya sambil melihatnya senang dan gembira,” tuturnya kepada penulis, Minggu, (22/1) kemarin.Sedangkan Ibu Idah beralasan lantaran wahan bermain Odong-odong lebih menarik. “Apalagi di malam hari, kerlap-kerlip lampunya itu bagus. Biasanya anak-anak suka,” pungkasnya. []

Ikan Cupang Murah di Murjani

Kalau anda kebetulan berjalan-jalan di mencari ikan di Banjarbaru, atau sedang asik menikmati Minggu pagi sambil berlari, anda boleh saja sekedar singgal melihat-lihat dan menawar beberapa barang jualan di sekitar wilayah Murjani. Jangan heran jika anda menilai suasananya tak jauh beda dengan suasana pasar. Sebab dari bahan sandang hingga pangan ada di sini, misalnya pakaian, kaus oblong lokal, dari bubur hingga roti, dan berbagai jenis mainan anak-anak. Tapi siapa sangka, ternyata ada pula yang jualan ikan cupang.

Di salah satu sudut Murjani, para pedagang ikan cupang ini akan menggelar dan mempertontonkan kecantikan ikan cupang dari berbagai jenisnya. Harganya pun bervariasi. Dari Rp 5000 sampai Rp 500.000. tergantung warna dan kondisinya. Kalau warna dan jenisnya lebih cantik atau sangar, dan panjang tubuhnya lebih dari 10 cm, tentu harganya akan lebih mahal. Namun disini, Sutarji, Penjual Ikan Cupang itu hanya menjual jenis yang populer saja. “Biasa yang paling laku yang 20 Ribuan sampai 35 Ribu,” katanya. []

Mengenal Rumah Tipe 36

Seiring perkembangan teknologi dan informasi saat ini membuat para ahli arsitektur kian mengembangkan tipe-tipe bangunan rumah di jaman modern ini. Para pengembang menggunakannya untuk membedakan jenis bangunan serta ukuran dengan tujuan memudahkan masyarakat memilih  jenis dan tipe sesuai kebutuhan dan budget yang tersedia. Jadi, masyarakat tidak perlu bingung lagi. Nah, dalam edisi kali ini, tim Rumah Kita Media Kalimantan akan sedkit membahas rumah type 36. Rumah ber tipe 36 adalah bangunan rumah yang kebanyakan berjenis kecil. Biasanya memiliki ruang-ruang utama seperti sebuah kamar tidur, sebuah ruang keluarga dan sebuah kamar mandi. Namun, ada pula pihak developer yang menawarkan ke istimewan tipe jenis ini, seperti kelebihan tanah yang luas, dikonsep dengan gaya minimalis, klasik, atau bisa pula di tawarkan dengan kamar mandi yang berlebih. Namun paling enak, kalau si pemilik bisa mendesain dan membuat denah rumahnya sendiri.

Akhir-akhir ini, rumah tipe 36 merupakan tipe yang paling sering ditawarkan. Harga yang ditawarkan relative murah. Meski tidak terlalu luas, rumah tipe 36 cukup nyaman untuk ditinggali. Alhasil, rumah tipe 36 paling diminati oleh pasangan yang baru menikah.

Untuk ukuran standart, tipe rumah 36 biasnya di sediakan kelebihan tanah yang secukupnya agar bisa melakukan perubahan dan penambahan bangunan lain. Selain itu pula, Untuk kenyamanan serta kesehatan penghuni, sirkulasi udara, penataan interior, dan pencahayaan adalah aspek penting yang harus diperhatikan dalam pembangunan rumah minimalis tipe 36.

Dibandingkan dengan apartemen, tentu sangat jauh berbeda. Tipe 36 memliki ukuran ruangan yang sempit. Cukup menyulitkan bagi anda yang suka berkumpul dengan banyak orang di rumah. Namun di balik itu, rumah tipe 36 menimbulkan kesan minimalis modern. Penggunaan partisi-partisi yang bisa dibongkar pasang bisa menjadi alternatif terbaik. Tak perlu khawatir untuk meperindah tatanan rumah tipe 36 ini, pemilihan interior ruangan dan warna cat yang tepat akan sangat membantu kesan indah dan sedap di pandang mata.

Akhirnya, Anak-anak Mengaji di Gedung Baru

 Mengaji- Para santri dan santriwati sedang belajar membaca Alquran di gedung baru TKA/TPA Yayasan Hidayatul Muhajirin Jalan Beringin No 1 Banjarbaru, Kamis (19/1) kemarin. Gedung ini berhasil di bangun berkat bantuan pengelola, yayasan dan masyarakat sekitarnya.

Mengaji- Para santri dan santriwati sedang belajar membaca Alquran di gedung baru TKA/TPA Yayasan Hidayatul Muhajirin Jalan Beringin No 1 Banjarbaru, Kamis (19/1) kemarin. Gedung ini berhasil di bangun berkat bantuan pengelola, yayasan dan masyarakat sekitarnya.

Setelah sekian lama nyambi pada ruangan mesjid Hidayatul Muhajirin untuk kegiata belajar-menagjar Alquran, Taman Kanank-kanak AlQuran (TKA/Iqro) dan Taman Pendidikan AlQuran (TPA/Alquran) Yayasan Hidayatul Muhajirin akhirnya mempunyai gedung sendiri untuk kegiatan belajar-mengajar. “Saya sangat berterima kasih sekali kepada pengelola, Yayasan, dan masyarakat yang sudah turut membantu TKA/TPA ini,” ujar salah seorang Ustadzah TKA/TPA Hidayatul Muhajirin Hj Normaniah kepada penulis, Kamis, (19/1) kemarin.

Sebagai rasaya bersyukur atas rejeki yang dirasakan oleh para guru dan murid-muridnya, mereka sudah mulai memakai gedung baru tersebut sejak peresmiannya pada 9 Januari lalu. Dikatakan Hj Nomariah, Sejak tahun 1990 ia telah mengajar di TKA/TPA Yayasan Hidayatul Muhajirin kurang lebih 12 tahun belakangan ikut nyambi di ruangan induk mesjid Hidayatul Muhajrin. Saat ini, jumlah keseluruhan murid di TKA/TPA berjumlah 160 orang. “Kitas sudah mengajar disini puluhan tahun. Dari anak murid yang telah wisuda (khatam) menikarh. Mempunyai anak, nah lalu anaknya lagi di sekolahkan keseni. Boleh dikata kita sudah mengajar 3 generasi. Kami beserta guru lainnya berharap agar bisa meningkatkan seni baca AlQuran sejak usia dini. Dan kita selalu siap menerima murid baru kapan saja,” katanya.

Dikatakannya lagi, gedung berlantai dua tersebut berisi ruangan rapat para dewan guru dan ruang kelas untuk kegiatan belajar yang cukup luas.

Di samping itu, Hj Emeria seorang ustadzah yang juga mengajar di TKA/TPA tersebut menambahkan kalau setiap tahunnya, TKA/TPA ini mengkhatamkan santri sedikitnya 10 orang. “Mudah-mudahan kami sebagai tenaga pengajar disini bisa bersyuku kepada segala rejeki yang telah diberikan. Bantuan yang telah diberikan oleh pengelola, yayasan, pemerintah dan masyarakat kita gunakan untuk amal jariyah mereka. Agar dapat ganjaran pahala,” pungkasnya. []

Mandi Bola Tengah Hari

Banyak yang bisa dilakukan oleh anak-anak pabila ia berlibur di Taman Idaman Banjarbaru. Salah satu wahan bermain lagi yang sangat digemari adalah mandi bola. Apalagi hari minggu, beberapa kolam yang dibanjiri oleh berbagai bola plastic berwarna-warni tidak hanya satu, tetapi berjumlah sekita 3 buah. Rio dan Sasha misalnya, dua bersaudara ini tampak asik bermain mandi bola ditemani ibu dan ayahnya juga yang mengawasi. “Senang, bolanya banyak. Bisa sambil menyelam,” ujar Rio lugu.

Lalu, mengapa ia lebih memilih bermain mandi bola di bandingkan wahana lainnya? Katanya lebih simple dan aman saja. “lagian, kita tak perlu keluar uang banyak, kan, disini biayanya murah-murah,” ujarnya Ayah Rio. Alhasil, pabila anda ingin mengajak anak-anak anda bermain mandi bola, tak perlu jauh-jauh, cukup di Taman Idaman saja.

Puma Tundukkan BMC 4-1, MGR Terima kekalahan 0-2 oleh Polres Banjar

MGR Banjarbaru harus tunduk ditaklukkan oleh Polres Banjar 2-0 pada pertandingan pertama di hari ketiga turnamen sepakbola Winner Trophy 2 di Lapangan Brimobda, Guntung Payung, Banjarbaru, Jumat, (27/1) kemarin sore. Wasit yang memimpin pertandingan, Khairil, mengatakan.  Permainan memang di dominasi oleh Polres Banjar sejak awal. “70% dari seluruh pertandingan bola dikuasai oleh Polres Banjar,” tuturnya kepada MK.

Di menit ke 60, Rico yang bernomor punggung 55 berhasil membuka kemenangan dengan tendangan di luar kotak 16. Disusul Aditya dengan no punggung 88 pada menit 64. Dan polres Banjar berhasil maju ke babak final.

Sementara pada pertandingan kedua, Bati-Bati Muda Club (BMC RB) terpaksa tersisih dengan skor 4-1 oleh Puma dari Loktabat. Di babak pertama, keduanya bermain imbang 1-1 dengan gol pembuka yang berhasil di toreh oleh Rahmi BMC di menit ke 11. Puma berhasil menyamakan kedudukan imbang 1-1 lewat tendangan A Ilmie di Menit 27 dan Ajad di menit 40. A Ilmie kembali mencetak gol di menit 65 dan membawa puma ke babak selanjutnya. []