Banjarbaru, Minim Fasum

Penataan Kota Banjarbaru kian berkembang dan asri. Ditambah suasana pepohonan yang menghiasi jalanan memberikan suasana asri dan rindang. Namun dibalik itu semua, ada sesuatu yang kurang nyaman dirasa. Seperti para pejalan kaki yang harus rela berbagi dengan pengendara kendaraan bermotor. Minimnya penyediaan fasilitas Umum untuk Kota Sekelas Banjarbaru sepertinya menjadi tantangan tersendiri. Meski telah beberapa kali menyandang predikat sebagai Kota Adipura, dan juga dijuluki sebagai Kota Sehati 2011, harusnya Kota ini bias memberikan fasilitas yang layak untuk pejalan kaki. Dari pantauan MK, sejauh ini, sepanjang Jalan Panglima Batur (kecuali wilayah Pemkot) tidak disediakan fasilitas Umum untuk pejalan kaki atau yang biasa disebut dengan trotoar. Salah seorang warga Jalan Komet Raya, Didi, mengeluhkan perihal ketiadaan trotoar ini. “Seharusnya ada. Karena akses darti komplek sini menuju Kantor Kecamatan agak susah,” tuturnya kepoada wartawan MK. Ia mengaku pernah diserempet kendaraan bermotor roda dua ketika sedang berjalan kaki di sepanjang Jalan Pangeran Suriansyah. “Tapi, dikiri bahu dan kanan jalan banyak mobil yang parkir, terpaksa saya mengambil agak masuk ke badan jalan,” ungkapnya. Maka dari itu, ia diserempet oleh motor yang melaju dari arah belakang. Untungnya, Didi mengaku hanya terjadi luka ringan. []

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s