Perampok Brankas Kembali Beraksi

Tim Forensik Mencari Sidik jari
Tim Forensik Mencari Sidik jari

Lagi-lagi, hanya berselang satu Minggu sebuah perampokan bermodus brankas terjadi. Kali ini, dua buah brankas di ruang Sub Bagian Keuangan dan Kepegawaian dan Ruang Dekan Fakultas Kehutanan Unlam Banjarbaru di bobol perampok. Alhasil, dua buah brankas rusak. Brankas yang satu tidak berhasil terbuka tetapi berhasil di rusak oleh perampok. Sedangkan yang satunya lagi berisikan uang sektar 3 juta lebih yang merupakan uang jatah makan karyawan dan dosen raib di bawa rampok. “Modusnya brangkas, anggota sedang melakukan penyidikan lebih Lanjut. Kita tidak tahu apakah kejadian ini berkaitan dengan kasus sebelumnya,” ujarnya kepada saya.

Dikatakannya, saat ini pihak Polisi sedang berusaha untuk mengumpulkan barang bukti. “kita juga terus koordinasi dengan Polda agar bisa sharing dan bekerjasama mengungkap kasus yang membuka tahun ini,” tambahnya. Ditemui di lokasi kejadian, Kasat Reskrim Banjarbaru AKP Sukardi mengaku belum bisa mengaitkan kasus tersebut dengan kasus sebelumnya yang terjadi di Balai Penelitian dan Pengembangan Kehutanan Banjarbaru km 28. “Kalau yang didapat di TKP, diduga alat yang di gunakan untuk membobol berjenis sama dengan kasus sebelumnya. Misalnya bekas koyakan yang terjadi akibat linggis. Kita masih terus kembangkan dan penyidikan juga dilakukan tim forensik mencari tahu adanya sidik jari dan bekas lainnya,” akunya.

Brankas Bobol
Brankas Bobol

Di sisi lain, Pembantu Dekan III M Faizal Mahdi MP menuturkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2009. “Kalo perkiraan mungkin terjadinya lewat tengah malam. Karena paginya baru ketahuan ketika juru kunci Saymsul Bahri ingin membuka pintu ruangan. Ini adalah kali kedua di tempat yang sama. Sayangnya, aksi perampokan tidak terekam oleh cctv,” katanya. Lalu, karena sudah pernah kejadian seblumnya, mengapa pihak fakultas tidak segera memasang CCTV? Faisal mengaku pihaknya pernah mengajukan pengusulan agar dipasangkan CCTV. “Seharusnya juga ada petugas keamanan yang memang di gajih. Toh, kita, kan juga menunggu keputusan oleh fakultas,” tambahnya.

Juru kunci kampus alias pesuruh, Syamsul Bahri yang biasa rutin membuka ruangan dekan mengaku terkejut ketika ingin membuka pintu ruangan dekan. Ia keget ketika melihat seisi ruangan dekan terlihat berantakan. Begitu juga ruang di sub bagian keuangan yang berada persis di sebelah ruang dekan. “Sekitar jam 06.30 Wita. Pas mau buka pintu saya kaget. Kok, jendelanya sudah terbuka. Ternyata ketika saya masuk, kondisi di dalam sudah berantakan,” jelasnya kepada wartawan. Menurut keterangan salah seorang anggota Tim Forensik, Perampok berkemungkinan masuk lewat jendela sebelah kiri pintu masuk ruang dekan. Saat ini, berkas sudah di periksa dan diserahkan ke Polda. Polisi terus mencari keterangan saksi dan barang bukti untuk penyidikan.[]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s