Dishub Berikan Jukir Seragam Resmi

Kadishub Ahmad Jayadi Ketika memasangkan seragam parkir kepada Anang Shyahrani si juru parkir
Kadishub Ahmad Jayadi Ketika memasangkan seragam parkir kepada Anang Shyahrani si juru parkir

Masalah  penetiban parkir di Banjarbaru

Senyuman lebar penuh kebanggaan begitu terlihat pada Anang Syahrani (64), seorang juru parkir rumah makan Al-Zahra, ketika ia sedang mengatur parkir. Hal itu lantaran ia telah memakai baju resmi dari Pemkot Banjarbaru melalui Dinas Perhubungan. “Terutama karena kita merasa orang Banjarbaru dan diperhatikan oleh pihak yang berwewenang. Dengan seragam ini juga kita merasa mantap bekerja sebagai petugas parkir,” tuturnya kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com, Rabu, (15/2) yang lalu. Sebelumnya, memang sudah pernah ada baju seragam khusus yang diberikan pengelola. “Dengan adanya kebijakan dari kepala dinas ini, artinya ada perhatian. Kami sangat senang sekali. Bekerja tidak was-was lagi,” ucap lelaki yang sudah menjalani profesi sebagai juru kurang lebih 4 tahun ini.

Berkenaan dengan hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru Ahmad Jayadi menuturkan, dilaksanakannya sosialisasi kepada masyarakat tentang retribusi dan pajak parkir bertujuan untuk pemahaman masyarakat terhadap pentingnya bayar parkir untuk peningkatan PAD. Disamping itu juga, pihak Dishub telah melakukan sosilisasi kepada pengelola dan beberapa juru parkir di Kota Banjarbaru. “Kita memberikan arahan kepada juru parkir dengan teknis yang dilaksanakan di lapangan. Sekaligus pemasangan secara simbolis seragam Juru Parkir yang resmi,” jelas Jayadi. Selain itu, demi menjawab keluhan beberapa warga penjaga parkir liar yang merajalela beberapa kawasan di Banjarbaru, Jayadi bersama pihak Dishub lainnya akan selalu melaksanakan penertiban di beberapa titik parkir. “Kita sudah bedakan yang mana pengelola parkir yang berizin dan yang tidak. Artinya dengan seragam ini masyarakat bisa membedakan. Kita juga mengimbau kepada pengelola parkir agar memasang tarif parkir. Menghindari adanya tarif diluar Perda” terangnya.

Beberapa wilayah yang telah resmi sebagai wilayah parkir antara lain, kolam renang Idaman, Taman bermain Idaman, dan beberapa rumah makan. “Mudahan dengan adanya penertiban ini bisa lebih meningkatakan PAD Kota Banjarbaru. Dan tentu saya sangat berterima kasih atas dukungan Walikota, Terlebih Komisi II DPRD Kota Banjarbaru yang memotifasi dan memberikan masukan kepada kami seperti Hj Roro Erna Nilawati, Ahmad Muryadi atau Imunk, dan Joko Triono SH untuk segala bantuan moral dan masukan yang diberikan,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s