Pemilik SPBU Membantah

Terkait terbakarnya Angkutan Umum di SPBU simpang empat

Pemilik SPBU Simpang Empat Banjarbaru, Syarifah Rugayah membantah kalau mobil taksi yang terbakar kemarin,  Senin, (13/2) sedang melakukan pelainsiran BBM di SPBU nya. Dikatakannya, bisa dipastikan kalau mobil Angkutan Umum dalam perkotaan tersebut hanya mengisi bensin sebanyak 26 liter di SPBU nya.

“Kami tidak tahu kalau dia melansir, dari laporan petugas yang sedang tugas saat itu mobil taksi yang terbakar itu hanya mengisi 26 liter. Setelah mengisi dia ke pinggir memarkir mobilnya lalu mengambil uang untuk membayar. Kalau banyak ditemukan jerigen di mobilnya, bisa saja yang bersangkutan berkeliling ke SPBU lain,” tuturnya kepada sejumlah wartawan, Selasa, (14/2) kemarin.

Diakuinya, meski ketika kejadian ia tidak berada di tempat pengisisan, tetapi tidak perlu pihak SPBU bertanggungjawab atas kejadian itu. Kecuali jika mobil yang terbakar itu masih dilokasi pengisisan. “Kami tidak bisa bertanggungjawab atas peristiwa itu. Sebab, ternakarnya mobil ketika tidak mengisi. Kemudian kami juga tidak mengetahui kalau si supir melansir BBM, karena kaca mobilnya gelap. Intinya kejadian kebakaran itu tidak ada sangkut pautnya dengan lansiran,” tegasnya.

Sementara itu, dari pantauan di tempat kejadian juga terdapat beberpa indikasi mobil yang melakukan langsir BBM di SPBU Simpang Empat. Setidaknya ada sebanyak empat mobil jenis Panther yang di dalamnya sudah dimodifikasi untuk bisa menampung BBM jenis solar lebih banyak. Demikian pula, terdapat di dalamnya delapan jerigen dengan kapasitas satu jerigen sekitar 30 liter. “Ada juga yang di dalamnya pakai drum,” ujar seoarang saksi kepada wartawan.

Menyikapi hal demikian, Kasatreskrim Polres Banjarbaru AKP Sukardi menyatakan kalau perihal itu menyalahi aturan. Namun sayang saat dimintai keterangan terkait tindakan tegas, pihaknya tak bisa berikan komentar karena terburu-buru mengatakan akan melaksanakan shalat.

Sekadar diketahui, lima menit setelah sejumlah wartawan melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian, antrian mobil yang diduga melakukan lansir BBM tersebut langsung membubarkan diri dari antian.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s