Lagi, Pelayanan Listrik Dikeluhkan

Belakangan pemadaman listrik secara bergiliran kembali marak di beberapa wilayah di Banjarbaru dan Martapura. Warga kelurahan Loktabat Utara Suhari misalnya, mengeluhkan pemadaman yang sangat mengganggu aktifitas warga sehari-hari. “Padamnya suka tidak beraturan. Kadang malam kadang siang. Ditambah lagi beberapa peralatan elektronik tetangga sudah banyak yang rusak akibat listrik secara bersambung,” keluhnya kepada hirangputihhabang.wordpress.com, Jumat, (31/3) kemarin.

Selain itu, Sapri warga komplek Barisan juga mengungkapkan hal demikian. Usaha percetakan yang dikelolanya hampir mengalami kerugian belasan juta rupiah tersebab pemadaman listrik. “Mesin kita jadi macet. Ditambah lagi Komputer-komputer yang mati mendadak karena listrik padam. Seharusnya PLN bertanggung jawab. Karena kita bayar tepat waktu,” keluhnya dengan kesal.

Dijelaskannya, pemadaman listrik biasa terjadi dari pagi sampai siang. Pernah satu hari listrik padam kemudian menyala dan padam lagi hampir 4 kali dalam satu hari. “Waktu itu padam sekitar pukul 07.00 Wita sampai pukul 11.OO Wita. Kemudian padam lagi sekitar pukul 15.30 Wita sampai petang kira-kira petang pukul 19.00 Wita. Dan tengah malam padam lagi dari pukul 01.30 Wita sampai tidak menentu. Saya yakin kalau begini setiap hari akan merugikan masyarakat semua. Terlebih yang mengelola dominan memakai alat-alat elektronik,” pungkasnya.

Pansus DPRD Karawang Kunjungi Pemkot Banjarbaru

Kota Banjarbaru lagi-lagi dijadikan sebagai lokasi untuk kunjungan kerja DPRD dari luar daerah.  Kali ini giliran sejumlah Pansus DPRD Karawang Jawa Barat yang bertandang di Kota Idaman ini. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Walikota Banjarbaru Ogi fajar Nuzuli. Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Ogi mengatakan keunggulan Kota Banjarbaru yang begitu relative berkembang cepat. “Pembangunan dan perkembangan di Kota Banjarbaru seiring dengan banyaknya investasi di  berbagai sector,” ungkapnya, Jumat, (31/3) di Aula Trisakti Pemko Banjarbaru.

Di samping itu pula dijelaskan tentang adanya perda No 17 tahun 2011 mengenai pengelolaan bahan galian golongan C. “Sedangkan perda No 5 tahun 202 tentang pengelolaan usaha pertambangan rakyat bahan galian strategis dan vital golongan A dan B. Perda No 15 tahun 2003 tentang pengelolaan air bawah tanah, dan perda No 8 tahun 2007 tentang surat izin keterangan intan untuk usaha perdagangan,” paparnya. Kunjungan tersebut diharapkan Pemkot bisa menjadi tambahan wawasan dan saling berbagi pengetahuan. “Semoga ini bermanfaat demi kepentingan bersama,” pungakasnya.

Masih Perlu Serah Terima Pekerjaan

Pasca pelantikan dan mutasi beberapa pejabat di Lingkungan Pemko Banjarbaru tentu memberikan dampak yang baru pula bagi informasi yang disampaikan ke depan nantinya. Hal itu dirasakan lantaran timbul suasana baru di beberapa ruang dan bidang oleh orang tertentu. Misalnya, mantan Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Pemko Banjarbaru Drs Abdul Basid MM kini menjabat sebagai Camat Banjarbaru Utara. Dikatakannya, dalam beberapa waktu ke depan perlu ada pembiasaan diri dan pembenahan dari sisi pekerjaan ataupun berkas-berkas lainnya. “Serah terima pekerjaan itu akan dilakukan. Kita juga akan sharing dulu berupa gambaran program yang telah terlaksana dan akan dilaksanakan nantinya dengan mantan Camat Banjarbaru Utara Yanie Makkie untuk pembenahan. Belum tau kapan pastinya. Yang jelas tentu  beliau saat ini juga sedang sibuk pembenahan sebagai Sekretaris Dewan,” tuturnya kepada penulis, Jumat, (30/3) kemarin.

Menurutnya, bidang pekerjaan yang sekarang dilakoni sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Karena katanya, ada hak yang harus di pertanggungjawabkan. Juga pemberitahuan berapa yang sudah dikerjakan dan berapa tugas yang belum dikerjakan. Meski demikian, Abdul Basid mengaku hal tersebut tentunya tidak memakan waktu yang lama.  “Sebentar sajalah. Kita akan selesaikan dalam waktu cepat. Jadi hari senin tanggal 2 April mendatang sudah bisa menempati ruangan baru dan suasana baru tentunya,” terang Basid.

Dijelaskanya, perbedaan yang signifikan sebagai Kabag Humas itu lebih dominan ke penerapan sistem administrasi yang lebih luas. “Ini juga sangat berkaitan dengan bidang-bidang lain. Semisal, pelayanan, kesekretariata administrasi humas dan keprotokolan. Sedangkan di kecamatan akan lebih mewilayahi daerah itu. Jadi cakupan bidangnya tentu lebih luas lagi,” pungkasnya.

Panggung Bundar Multi Fungsi

Jika anda semapat berjalan-jalan sekadar untuk melihat-lihat, ditengah pujasera Mingguraya terdapat panggung bundar yang telah di desain pemkot Banjarbaru sedemikian rupa. Ukurannnya memang tak terlalu besar. Tapi tempat ini sudah sering digunakan untuk media hiburan dan berbagai kegiatan.

Arul misalnya, pelanggan di salah satu warung minum ini mengatakan. Biasanya ada-ada saja pertunjukan yang memakai panggung tersebut. “Ya banyak juga sih, seperti waktu itu Maulid Komunitas MGR, trus juga parade musik Indie Lokal Banjarbaru, dan banyak lagi,” ungkapnya kepada MK.

Selain hiburan berjenis musik, terkadang para pegiat seni di wilayah Banjarbaru juga menggunakannya sebagai panggung dadakan untuk membaca puisi, atau berkegiatan teater. Misalnya beberapa waktu yang lalu, Seniman Banjarbaru yag menmperingati hari teater sedunia dibarengi dengan bebrapa penampilan monolog. Alhasil, siapa saja tentu boleh menggunakan panggung bundarn ini untuk hiburan apa saja.

Tindak Tegas Pelansir BBM

Menyikapi maraknya masyrakat yang mengantri BBM di beberapa SPBU Banjarbaru, Kapolres Banjarbaru AKBP Budi Santoso menaku terus melakukan pengawasan terhadap para pengantre. “Kita juga menindak tegas para pelansir yang terang-terangan melakukan pembelian dengan jumlah yang berlebihan. Seperti menggunakan mobil pick up dengan jirigen. Apapun alasannya,” ungkapnya kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com usai menghadiri pelantikan pejabat struktural Pemko Banjarbaru, Kamis, (29/3) kemarin.

Ditanyakan bagaimana tindakannya aparat kepolisian dengan pihak pelansir yang memakai motor besar? Budi mengaku tergantung kebutuhannya. “Kita tidak masalah kalau ia membeli untuk kebutuhan pribadi sewajarnya. Tapi kalau untuk menjual kembali, itu namanya mengambil keuntungan disaat orang pada kesusahan. Kita akan terus patroli untuk menindaklanjut,” pungkasnya.

Ruzaidin Rombak Total Kabinetnya

Sejumlah 235 pejabat Pemko Banjarbaru telah melakukan Pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural eselon II, III, IV, dan V di lingkungan pemerintah Kota Banjarbaru, Kamis, (29/3) kemarin di Gedung Bina Satria Banjarbaru. Walikota Banjarbaru Ruzaidin Noor mengatakan, mutasi dan promosi jabatan dalam ranah pemerintahan merupakan hal yang wajar. “Jadi kita berharap agar disikapi dengan wajar pula. Ini juga suatu penyegaran agar terciptanya organisasi yang dinams dan responsive,” tuturnya kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com.

Menyikapi beberapa jabatan baru di lingkungan pemkot, Ruzaidin Noor berharap sikap responsif, trampil dan kesigapan melaksanakan tugas bagi aparatur dengan bidangnya baru yang diemban. Sementara itu, Sekdako Banjarbaru Dr Syahriani Syahran menuturkan, pelantikan tersebut merupakan kejutan luar biasa. Karena yang terjadi banyak yang diluar prediksi. “Pokoknya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena terkait komitmen pemko memberantas korupsi yang dibarengi dengan pelantikan LPI dan Fakta Integritas,” ungkapnya. Pelantikan tersebut pula dibarengi dengan pengukuhan pelantikan dan pengambilan sumpah anggota Lembaga Pemantau Independen (LPI) Penyediaan Barang dan Jasa Kota Banjarbaru Periode 2012-2015.

Dijelaskannya Syahrani, LPI ini akan di SK-kan Walikota dan gajinya dari TII LSM luar negeri dan operasional sebagian dibantu dari Pemko Banjarbaru. Sedangkan menurut walikota, penandatanganan dokumen fakta intregitas merupakan langkah aksi dalam pelaksanaan reformasi dan birokrasi sebagai pengejawantahan dari good governance dan clean government yang sudah menjadi tuntutan dalam alam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Ini merupakan sebuah komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme,” pungkasnya.

Berikut sebagian daftar nama pejabat yang terlibat dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat struktural lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru


No Nama Jabatan Lama Jabatan Baru
1 Drs H Suriansyah Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan, dan Energi Kota Banjarbaru
2 Ahmad Yani Ssos MM Camat Banjarbaru Utara Sekretaris DPRD Kota Banjarbaru
3 Ir M Fazrullah Zahedi MT Fungsional Teknisi Tata Bangunan dan Perumahan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kota Banjarbaru Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjarbaru
4 Ir H Antoni MM Kepala Bagian Kemasyarakatan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Banjarbaru
5 Drs Ahmadi Arsyad Mpd Staf Ahli Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan Kota Banjarbaru Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru
6 Drs Gusriansyah Msi Sekretaris DPRD Kota Banjarbaru Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Banjarbaru
7 Dr H Muhammad Aswan Msi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal Kota Banjarbaru Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru
8 drg Agus Widjaja Asisten Perekonomian Pembangunanm dan Administrasi Umnum pada Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Banjarbaru
9 Drs H Rustam Effendi MAp Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Banjarbaru Kepala Dinas Perumahan, Tata Ruang, dan Pengawasan Bangunan Kota Banjarbaru
10 Drs Ahmad Jayadie Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Banjarbaru Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kota Banjarbaru
11 Drs H Said Abdullah Msi Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Kota Banjarbaru Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah dan Penanaman Modal Kota Banjarbaru
12 Drs Firdaus Hazairin Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Stat Ahli Bidang Politik dan Hukum Kota Banjarbaru
13 Ir Jaya Kreshna Kepala Dinas Pekerjaan Umumn dan Perumahan Kota Banjarbaru Staf Ahli Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan Kota Banjarbaru
14 Drs H Nadjimi Adhani Msi Camat Banjarbaru Selatan Camat Landasan Ulin
15 Ubay Ssos M AP Camat Landasan Ulin Camat Liang Anggang
16 H Marhain Rahman Ssos M AP Camat Liang Anggang Camat Banjarbaru Selatan

Sebagai Proses Pembelajaran

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Drs Firdaus Hazairin yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum di Pemkot Banjarbaru mengaku siap melaksanakan tugas dengan bidang yang menurutnya tidak terlalu jauh dari pendidikan. “Sebenarnya tidak terlalu jauh hubungannya. Relevansinya itu selalu ada. Perpindahan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran Sama-sama mencerdaskan bangsa. Toh, dalam pendidikan juga ada pembinaan untuk pendidikan non-formal dan informal. Kami juga tetap akan terus melanjutkan program-program pemerintahan yang sudah terkonsep sebelumnya,” tutur Firdaus kepada hirangputihhabang.wordpress.com, Kamis, (29/3) kemarin. Selain itu pula, diharapkan dengan jabatan yang baru ini ia bisa maksimal mengerjakan tugas yang diemban dalam bidang hukum dan politik. “Semoga berjalan lancer dan tentunya dengan dukungan kawan-kawan semua,” pungkasnya.