Kepengurusan LPM Diatur Kembali

Demi terciptanya pemeberdayaan masyarakat yang produktif dan efektif di berbagai bidang, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) akan melakukan pemilihan untuk pengurus periode 2012-2017 yang dilaksanakan pada 2-3 Maret 2012 bertempat di Gedung Bina Satria Banjarbaru. Ketua DPD LPM Kota Banjarbaru H Yasir Arafat yang didampingi oleh ketua Steering Comitee (SC) Kamsun menyatakan, pihaknya memberikan mandataris untuk melaksanakan Musda tingkat II Porvinsi. “Itu lantaran LPM yang sudah adam yaitu yang terdahulu periode 2003-2008 sudah vakum alias tidak aktif lagi,” tuturnya kepada sejumlah wartawan dan penulis hirangputihhabang.wordpress.com, Kamis, (1/3) tadi siang.

Dikatakannya, konsultasi dengan pihak pemprov telah dilakukan. “Dan kita diamanahkan untuk melaksanakan program ini. Maka dari itu, dibentuklah panitia dan beberapan struktur,” tambah Yasir. Kegiatan ini akan diikuti perwakilan dari 10 Kabupaten/Kota di Kalsel dan akan dihadiri oleh Gubernur Kalsel Rudy Ariffin. “Insya Allah Ketua Umum DPP LPM Dr Idrus Marham juga atau yang mewakili juga berhadir. Yang jelas, 10 ada  kabupaten/kota. Tetapi kita masih menunggu tiga daerah yang belum konfirmasi,” terangnya.

Ketua SC Kamsun meengharapkan, tidak ada voting siapa yang dipilih. “Karena ini pengabdian semata. Murni untuk pengabdian masyarakat. Karena LPM merupakan organisasi sosial,” tegasnya. Jumat besok, (2/3) dibuka registrasi peserta di Gedung Bina Satria. Dan Musda akan dilaksanakan selama dua hari pada dan Minggu. “Dimulai pada Jumat malam. Kita sudah adakan kegiatan,” pungkasnya.

Ketua DPRD Kota Banjarbaru Arie Sophian
Ketua DPRD Kota Banjarbaru Arie Sophian

Calonkan Arie Sophian

Bicara Musda, tentu akan melihat siapa figurnya. Dalam hal ini, Ketua DPD LPM Kota Banjarbaru Yasir Arafat mencalonkan Ketua DPRD Kota Banajrbaru sebagai calon ketua. “Melihat figure ini tentu tergantung daerah masing-masing. Maka untuk Kota Banjarbaru kita dari LPM Kota Banjarbaru mengusung Arie Sophian sebagai pilihan,” bebernya.

Sementara itu, Arie Sophian sendiri ketika ditanya terkait kesiapannya menjadi ketua LPM Kota Banjarbaru mengatakan tentu beda penilaian masing-masing. “Siap atau tidak siap itu relatife. kalau diberikan amanah maka saya akan bersedia,” akunya ketika diwawancarai.

Ditanya apa program yang akan diusungnya, ia mengaku selalu mengutamakan ketentuan hukum yang sudah berlaku. “Tentunya tidak melenceng dari payung hukum keberadaan LPM baik itu berupa Perda di provinsi ataupun peda di kabupaten/kota,” jelasnya. Hal tersebut dikatakan Arie sesuai dengan PP 4140/560 tentang penguatan LPM. Dan UU N0 23 tentang penindak lanjutan. “Untuk memfasilitasi atau mengupayakan adanya perda Kabupaten/kota terhadap LPM Provinsi dan daerah. Sesuai dengan Perda Nomor 3 tahun 2010 tentang lembaga kemasyarakatan perlu direvisi karena bertentangan dengan peraturan yang ada diatas,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s