Lagi, PLN Berjanji

 Sepertinya persoalan masyarakat Kalsel dan Kalteng dalam menikmati layanan listrik akan menemui sedikit kenyamanan. Pasalnya, PLTU Asam-asam unit ke III akan memasuki system kelistrikan pada akhir Maret mendatang. Hal itu disampaikan pihak Manajemen PT PLN Persero Kalselteng ketika jumpa pers di wilayah perkantoran pemprov Kalsel Keluarahan Cempaka Banjabraru, Kamis, (1/3) kemarin.

General Manager Unit Induk Pembangunan Pembangkit dan Jaringan Kalimantan Setyo Heru Purwoko mengatakan, paling lambat akhir Maret daya listrik PLTU Asam-Asam unit III masuk ke sistem kelistrikan Barito. Dihadapan para staf shli gubernur Kalsel bidang Hukum dan Politik Hadi Soesilo serta staf ahli gubernur bidang Ekonomi Eksan Juzaimah, ia juga menjelaskan kemajan fisik pembanguna PLTU Asam-asam unit III dan IV di Desa Asam-asam Kabupaten Tanah Laut kini mencapai 97,60 persen. “Memang saat ini PLTU Asam-Asam unit III  masih dalam tahap flashing oli turbine, uji generator dan sistem 150 kilovolt. Tetapi target kami bisa optimis sinkron masuk sistem kelistrikan Barito pada Maret 2012,” tuturnya.

Sedangkan unit IV, dijelaskan Heru, masih dalam tahap pembersihan boiler serta uji pompa pendingin. “Kalau uni IV kita targetkan singkron dan masuk secara bertahap Mei 2012,” terangnya.

Heru yang didampingi oleh General Manager PT PLN Wilayah Kalsel dan Kalteng Yuddy Setyo Wicaksono menjelaskan perihal keterlambatan penyelesaian PLTU unit III. Lantaran tidak terpenuhinya standar peralatan yang dipasang. “Sebelum tahap akhir penyelesaian pembangunan, mesin pembangkit PLTU harus melalui pengujian secara menyeluruh. Sehingga tidak ada masalah selama masa pengoperasian,” paparnya.

Maka dari itu, Heru berkesimpilan jika target sinkron masuk sistem itu tidak tercapai juga, pihaknya tidak bisa memberikan sanksi terhadap pelaksana karena masa pembangunan masih tidak terlampaui.

Menurut analisisnya belakangan ini, justru kontraktor pelaksana yang mengalami kerugian akibat keterlambatan penyelesaian. Hal demikian terjadi karena mereka harus menyelesaikan pembangunan PLTU unit IV yang musti selesai pada Juli 2012. “Semoga saja penyelesaiannya tepat waktu dan janji ini merupakan janji terakhir sehingga tidak molor lagi agar sistem kelistrikan Barito semakin handal,” harapnya.

Menanggapi keterangan demikian, Staf Ahli Gubernur Hadi Soesilo berharap supaya janji yang disampaikan pihak PT PLN Persero tidak meleset lagi alias molor. “Oleh sebab itulah, kita menginginkan agar ketersediaan listrik bagimasyarakat Kalselteng tercukupi. Sebab, dalam hal ini gubernur telah berulang kali meminta pembangunan diselesaikan. Agar masyarakat tidak lagi dicemaskan masalah pemadamaan lsitrik karena kekurangan daya,” pungkasnya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s