Terkait soal Lakas Idaman

Persoalan Lakas Idaman yang dewasa ini memunculkan kontroversi di ranah pendidikan Kota Banjarbaru membuat Ketua DPRD Kota Banjarbaru Arie Sophian angkat bicara. Menurutnya, kesalahan itu terjadi lantaran lemahnya kordinasi antara Dinas Pendidikan dengan guru-guru yang terlibat dalam penerbitan lakas tersebut. “Dinas pendidikan mempunyai tanggung jawab dalam hal ini. Karea Disdik harus mengetahui masalah pendidikan secara keseluruhan. Bukan hanya Kabidnya,” ujarnya kepada penulis, Kamis, (1/3) kemarin.

Di samping itu, Arie mengusulkkan agar dibuatkan kembali buku verivikasi mengenai beberapa kesalahan yang terdaapa dalam Lakas Idaman. “Bisa saja dibuat verfikasi yang benar kepada mereka yang telah memiliki lakas tersebut. Karena kalau ditarik, dikemanakan duit mereka yang sudah membeli? Apakah uang itu dikembalikan kepada mereka atau dibiarkan saja,” katanya.

Menurutnya dengat menerbitkan buku verivikasi kesalahan adalah salah satu solusi yang efektif. “Tetapi nantinya didalam buku itu dijelaskan bahwa yang benar di bagian mana. Dan keselahan pada lakas bisa betulkan di buku verivikasi itu. Apalagi jika ke depan akan digratiskan. Kita siap mendukung,” pungkasnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s