Walikota Akan Urus Secepatnya

Terkait Ancaman Mogok Dokter dan Perawat RSUD Banjarbaru

Ancaman mogok kerja sebagian dokter dan perawat RSUD Banjarbaru lantaran tidak mengalami kenaikkan tunjangan fungsional,  sepertinya telah mendapat jawaban dari pemerintahan Kota Banjarbaru. Dikonfirmasi menganin persoalan tersebut, Walikota Banjarbaru Ruzaidin Noor mengatkan, secara teknis ia tidak terlalu mengetahui berapa jumlah pegawai yang mengalami kenaikan. “Seingat saya yang mengalami kenaikkan tunjangan memang tenaga staf struktural. Mungkin saja terjadi perseleisihan pada saat naik pangkat tapi terlambat mengusulkan. Jadi tidak masuk dalam list kenaikkan tunjangan,” tuturnya ketika di wawancarai penulis hirangputihhabang.wordpress.com, Rabu, (7/3) yang lalu.

Pada dasarnya, tambah Ruzaidin, atas nama Pemko Banjarbaru ia tidak ingin membedakan ataupun sampai ada perbedaan demikian. “Kalau dari SKP kota mungkin. Sebenarnya ini tidak akan menjadi masalah. Akan segera kita urus secepatnya agar tidak ada kecemburuan mengenai kenaikkan tunjangan fungsional tersebut,” akunya.

Menurutnya, secara teknis persoalan tersebut dilimpahkan kepada Dinas Kesehatan. “Secapatnya kita juga akan urus dan selesaikan. Jangankan yang fungsional, yang staf saja kita naikkan. Jadi kita ingin menambahkan penghasilan yang fungsional maupun staf demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s