Pendemo Rusuh di Murjani

Hampir seribu anggota kepolisian yang tergabung dari Polres Banjarbaru, Polres Banjar, Brimob dab Polda Kalsel berkumpul di Lapangan Murjani Banjarbaru. Itu lantarana sejumlah kelompok masyarakat menggelar aksi demo menolak kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat. Saru uni mobil canonwaterdan sejumlah pasukan anti anarkis Brimonb dikerahkan ke lapangan guna mengantisipasi pendemo yang berindak sadis. Bahkan, bahkan disertai dengan adegan adu tembak. Peristiwa ini terlihat dalam acara simulasi penanggulangan kerusuhan oleh Dalmas Polda Kalsel.

Inspektorat Pengawasan Daerah Kombespol Afrizal Asy’ri menuturkan, diadakannya kegiatan simulasi Dalmas kalsel ini tak lain bertujuan untuk mengatisipasi  jikalau nanti terjadi kerusuhan saat demo. “Demo apa saja, Baik demo dalam menetang kenaikan BBM ataupaun saat Pemilukada, juga sengeketa lahan dan lain sebagainya. Jadi apa yang diperagakan oleh sejumlah anggota sesuai standar operasiaonal pengamanan demo anti anarkis,” tuturnya usa kegiatan kepada sejumlah wartawan, Kamis, (15/3) kemarin.

Di samping itu, Afrizal mengatakan, peragaaan tersebut nantinya akan sama apabila ada kejadian serupa. “Awalnya apabila pengunjuk rasa datang dan masih tertib, maka akan diamankan oleh sejumlah petugas kepolisian dengan pengamanan garis polisi. Tetapi kalau sudah mulai ada yang rusuh dan melanggar hukum, Kami akan menurunkan pasukan anti anarkis dari Brimob sebagai pasukan pamungkas untuk menghadapi para pendemo yang rusuh,” bebernya.

Dijelaskannya, penindakan terhadap para pendemo itu ada SOP nya. “Jadi tidak asal dilakukan. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui pihak kepolisian dalan mengantisipasi pendemo yang disusupi oleh orang tidak bertanggungjawab,” ujarnya. Meski demikian, menurut  penilaian Afrizal, sejauh ini Kalimantan Selatan masih dalam keadaan kondusif dan aman. “Jikalau ada demo, belum mengarah ke pengrusakan atau mengancam jiwa masyarakat dan petugas,” jelasnya.

Di samping itu, Komisaris Besar Komandan Satuan Bromob Kalsel Antung Muhammad mengingatkan, pasukan Brimob dibagi menjadi empat kompi. “Brimob hanya akan turun ke lapangan apabila kejadian demo sudah mengarah kepada kerusuhan. Dalam peragaan tadi pasukan Brimob turun paling terakhir juga sebagai pasukan yang membersihkan penyusup. Bahkan pasukan yang maju saat baku tembak adalah pasukan anti anarkis di Brimob,” terangnya.

Dijelaskan Antung Sejauh ini ada sekitar 656 pasukan yang siap terjun ke lapangan apabila terjadi demo besar-besaran dan mengarah ke pelanggaran hukum. “Oleh sebab itulah, kita antisipasi sedini mungkin sebelum kegiatan yang nyata benar terjadi,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s