Lagi, Warga Guntung Payung Nego Harga

Terkait Soal Pembebasan Lahan Bandara

Kesepakatan warga mengenai harga pembebasan lahan perluasan Bandara Syamsudin Noor belum juga menemukan titik terang pada panitia pembebasan lahan. Meski begitu, beberapa perwakilan dari Guntung Payung dan Guntung Damar menemui ketua panitia pembebasan lahan bandara Drs Syahriani Syahran ternyata menemui pernyataan baru. Itu karena sejumlah warga yang bertahan ingin ganti rugi Rp1 juta hingga Rp1,5 juta kian melunak. Hal itu disampaikan oleh salah seorang perwakilan warga kepada sejumlah wartawan seusai pertemuan di ruang ketua panitia.

“Maunya sih semua harga sesuai, ya. Baik itu tanah kosong juga tanah pemukiman seharga Rp300 ribu per meter. Memang alternatifnya yang ditawarkan adalah Rp225 ribu tanah kosong, Rp250 ribu kaplingan dan Rp300 ribu pemukiman. Tetapi kami ingin mengambil harga tertinggi pada semuan kriteria tanah,” ungkap Sujono salah seorang perwakilan warga Guntung Payung.

Di samping itu ia mengharapkan kalau harga itu nantinya juga akan disampaikan kepada warga yang lain. Menurutnya, harga tersebut juga masih belum final. Kalau harganya masih dibawah nilai yang diminta warga ada kemungkinan warga berat untuk melepas tanah mereka. “Ttidak mungkin melepas begitu saja tanah kalau harganya tidak sesaui dengan keinginan. Karena jika itu juga dituruti amaka warga sendiri yang akan merasa keberatan saat akan membeli lahan baru lagi,” ujarnya.

Sementara itu, ketua panitia pembebasan lahan Dr Syahriani Syahran membenarkan, warga meminta harga sama rata Rp300 ribu. Meski demikian menurutnya saat ini pihak panitia belum bisa menyatakan sepakat. Menurut Sekdako Banjarbaru ini, penaksiran tim untuk tanah kosong harganya tidak mencapai Rp300 ribu. “Jika kita beli sama rata Rp300 ribu termasuk tanah kosong, maka kami dituduh mark up. Soalnya harga di sana untuk tanah kosong tidak mencapi Rp300 ribu. Kita akan melakukan pembicaraan lagi dengan pihak Angkasa Pura guna menentukan harga yang diminta oleh masyarakat. Semoga ada titik teranng setelah pertemuan selanjutnya,” harap Syahrani.

Dikatakannya, pihak panitia pembebasan lahan bandara akan terus melakukan pendekatan dengan masyarakat untuk bisa mencapai kesepkatan. Ia yakin masyarakat akan paham. “Pendekatan dan pembicaraan penting. Untuk itu panitia akan terus mengupayakan agar pembebasan ini bisa segera selesai. Kami juga memahami kalau pihak Angkasa Pura dikejar waktu pelaksanaan,” pungkasnya.

Iklan

4 comments

  1. menurut sy harga 300 rb per mtr tdklah mhl, aplg jaman skrg apa” mhl,. kalo harga mengacu pd NJOP ya,. pasti merugikan warga. ya kalo bs jgn smpi merugikan warga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s