Jangan Membeli Berlebihan

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) belakangan kian merambat ke daerah-daerah. Hal ini disusul kabar kenaikkan harga BBM pada awal April mendatang. Sebagaimana yang terjadi di seluruh SPBU wilayah Banjarbaru dan Martapura. Bahkan masyarakat rela mengantri hingga larut malam. Fenomena tersebut memang bukan hal baru di Banjarbaru. Seperti pengakuan Maslihah (39) warga kelurahan Guntung Payung ini mengaku, antrean panjang sudah menjadi pemandangan rutin di Kota Banjarbaru. “Sudah jauh-jauh hari. Dari ramainya para pengumpul. Ditambah lagi katanya harga BBM mau naik, ya kita antisipasi duluan untuk kebutuhan sendiri. Sayang juga kalau beli di pengecer, sudah banyak yang jual harga 6 ribu. Jadi, mumpung belum mahal,” katanya kepada hirangputihhabang.wordpress.com, Minggu, (18/3) kemarin.

Menyikapi rutinitas baru masyarakat dewasa ini, Ketua DPRD Banjarbaru Arie Sophian mengimbau masyarakat agar dalam menghadapi kenaikan ini tidak disikapi secara berlebihan. “Kita harapkan kecemasan masyarakat di bendung. Kalau membelinya mengantre sampai malam dan sebatas kebutuhn pribadi, ya, tidak masalah. Sekadar memenuhi kebutuhan transportasinya. Tapi kalau melakukan cara-cara yang berlebihan untuk menjual lagi, Nah, itu tidak benar,” ujarnya ketika diwawancara.

Menurutnya, membeli BBM dalam jumlah banyak diluar kebutuhan pribadi sama dengan penimbun. “Karena itu termasuk mencari kepentingan di tengah-tengah suasana sulit. Maka, indikasinya sudah mengarah kepada penyalahgunaan,” tegasnya.

Di samping itu, Arie menngingatkan, DPRD Banjarbaru pun tidak setuju jikalau harga BBM benar-benar dinaikkan. “Memang kalau kita melihat imbasnya, secara pribadi tentu kita tidak setuju. Karena akan menyebabkan naiknya barang-barang kebutuhan lainnya. Namun dari sisi kewenangan, DPRD tidak punya kewenangan yang bisa memutuskan. Kita berharap kalau pun harus di naikkan maka harus benar-benar peruntukan subsidinya,” pungkas Arie

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s