Seluruh SPBU Penuh Antrian

Kurang dari sepekan menjelang kenaikan harga BBM di Indonesia kian memberikan dampak kepanikan kepada masyarakat. Itu terlihat dari suasana antrian hampir di seluruh SPBU. Tidak hanya itu, masyrakat seakan berusaha dan berlomba-lomba untuk mengeruk jatah BBM bersubsidi selama masih ada. Dari pantauan penulis hirangputihhabang.wordpress.com di Banjarbaru, antrian pembeli BBM di semua SPBU sudah menjadi pemandangan setiap hari. Seperti yang terlihat di SPBU Batas Kota, SPBU simpang empat, SBU COCO, SPBU Loktabat, SPBU Landasan ULin, serta SPBU Liang Anggang. Semua penuh dengan antrian panjang yang mengular dan berputar-putar. Bahkan kemacetan yang terjadi kini sudah tidak bisa di tolerir lagi.

Beberapa pengendara roda dua dan roda empat dari Martapura menuju Banjarmasin terpaksa harus memutar haluan lewat Jalan Trikora guna menghindari kemacetan. Itu artinya, bagi pekerja atau pengguna jalan yang terburu-buru sudah tidak bisa lagi mengharapkan kelanggengan di Jalan A Yani km 34 sampai km 29. Menjelang siang hari, SPBU batas kota sudah tidak bisa melayani pembeli lantaran persediaan bensin dan solar telah habis. “Kita kurang tahu ya, kapan lagi pasokan BBM nya datang. Mungkin sore ini, atau bisa juga esok. Sudah tidak menentu,” tutur salah seorang petugas SPBU kepada penulis, Senin, (26/3) kemarin.

Di tempat yang sama, beberapa anggota polisi terlihat sedang berjaga-jaga. Dikatakannya, hal tersebut dilakukan guna antisipasi pembeli BBM yang rela mengatre sampai bermalam. “Kita juga tidak ingin ada truk yang berbaris disini padahal BBM nya belum datang alias habis. Sehingga, sering menimbulkan kemacetan, oleh sebab itulah, kita sekadar menertibkan antrian yang semakin hari semakin panjang ini,” ujar anggota Kasatlantas Polres Banjar yang namanya tak mau dikorankan ini. Sedangkan untuk SPBU simpang empat, panjang antrian terlihat hanya pada barisa truk saja. Ini karena persediaan BBM jenis bensin telah habis. Sementara di SPBU Coco Banjarbaru, antrian diatur layaknya huruf “W”. “Disini lebih nyaman. Persediaannya juga lebih banyak,” celetuk seorang pengatre. Kini mengantri BBM sepertinya sudah menjadi aktivitas ruitn masyarakat di Banjarbaru dan sekitarnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s