Panitia Dinilai Ancam Warga

Menyikapi pemberitaan terkait soal pembebasan lahan bandara belakangan ini dinilai terlalu berlebihan oleh sebagian warga yang menolak kesepakatan terhadap harga yang telah diputuskan panitia. Hal tersebut disampaiakan Tarmidi salah seorang pemilik lahan di wilayah Kelurahan Syamsudin Noor.

Menurutnya, secara keseluruhan luas lahan pelebaran bandara berjumlah 102 hektare terdiri dari wilayah Guntung Payung dan Syamsudin Noor. Nah, jumlah terbagi dari 16 hektare tanah milik Pemprov Kalsel dan 70 lahan punya masyarakat Syamsudin Noor dan sisanya 16 hektare milik warga Guntung Payung.  “Sedangkan jumlah pemilik lahan termasuk saya berjumlah 300 an lebih. Sedangkan yang dikatakan panitia ada 75% yang sudah menanda tangani kesepakatan. Menurut hal ini sangat tidak singkron dengan jumlah sebenarnya,” tuturnya kepada wartawan MK, Rabu, (4/4) kemarin.

Selain itu, tambah Tarmidi, masih banyak warga Syamsudin Noor yang belum menyepakati harga yang telah ditawarkan oleh panitia. “Jangan seakan-akan kami yang tidak setuju ini diancam. Seharusnya panitia tidak semena-mena memberikan keputusan sepihak secara demikian,” ungkapnya. Padahal sebelumnya, Ketua Panitia Pembebasan Dr Syahriani Syahran sudah mengatakan tidak ada lagi penawaran yang berlaku untuk merubah keputusan harga yang telah ditentukan.

Lalu, apa yang diharapkan Tarmidi untuk menyelesaian persoalan tersebut? Diharapakannya, pihak panitia mampu melakukan pendekatan secara persuasive. “Kita, kan juga punya hak menolak. Tetapi bukan berarti panitia seeanaknya mengancam untuk mengurusnya ke pengadilan. Kita ingin panitia bisa melakukan pendekatan kepada warga-warga yang menolak untuk masalah kesepakatan. Jangan sesukanya memberikan statement,” pungkasnya.

Iklan

3 comments

  1. saya lahir dan besar di tegal arum,sekarang bekerja di kotabaru.Sedih rasanya bila harus kehilangan kampung halaman dan lebih sedih lagi mendengar nilai ganti rugi yang tidak sesuai.disini saja tanah belukar+ ilalang non sertifikat di hargai 200rb/m2.Bisa nggak sih pihak AP membuka mata,bernegosisi dan bukan intimidasi.lanjutkan perjuangan kang Tarmidi.

    • Kami sangat berharap pemko mau berunding lg dgn wrg tegal arum,kami akan terus berjuang.lanjutkn Bang Tarmidi dan rekan2RT 41,42 dan 43.

  2. Nama saya imam sugianto saya asli org tegal arum saya sgt perihatin dgn hrg yg pengadaan tanah berikan kepada masyarakat tegal arum begitu rendah ya 275rb per meter di mana saya mencari tanah dgn hrg segitu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s