Kalsel Dinilai Kondusif

Konflik yang belakang terjadi di Provinsi Kalsel dinilai dapat diselesaikan dengan jalan negosiasi dan musyawarah sehingga kondisi atau keadaannya dinilai kondusif. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel Rudy Arifin ketika menghadiri Apel Besar Bhabinkamtibmas, rabinsa, Lurah/Kades dan Potmas bertempat di GOR Rudy Resnawan Banjarbaru, Senin, (23/4) kemarin. Menurutnya, masalah konflik di Kalsel bisa diatasi dengan cara musyawarah. “Konflik yang bernilai fatal sangat jarang terjadi di Kalsel. Meskipun ada tetapi tidak membesar dan bisa diselesaikan dengan jalan negosiasi,” ujarnya ketika meemberikan sambutan dalam Apel Besar dengan jajaran Kepolisian RI.

Meski demikian, masyarakaat diimbau untuk terus waspada terhadap gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap perlu diperhatikan mengingat berkembangnya kejahatan antar negara sampai pada desa-desa di era demokrasi ini. Komjen Pol Kabaharkam Polri Drs Imam Sudjarwo Msi menungkapkan, kunci kesuksesan tentu bermula dari kekompakan antara pihak Kamtibmas dengan masyarakatnya. “Kunci kesuksesan mewaspadai gangguan Kamtibmas adalah kebersamaan dan sinergitas,” katanya memberikan pembekalan. Pembekalan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Apel Besar Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah, Kepala Desa, dan Polmas dalam rangka membangun sinergitas guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif.

Apel yang diikuti oleh sekitar 2.000 warga Kalsel, terdiri dari 650 Bhabinkamtibmas, 150 Babinsa, 650 Kepala Desa/Lurah, 130 Tokoh Agama dan Masyarakat, 350 Potensi Masyarakat, dan 20 Anggota TNI AU dan AL. Polri mengajak seluruh masyarakat Kalsel, khususnya di desa-desa untuk bekerjasama dalam menanggulangi gangguan Kamtibmas yang dikenal dengan istilah Polmas (Polisi Masyarakat). “Tujuan dibentuknya Polmas untuk mencegah berkembangnya kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan manusia, kejahatan yang berimplikasi kontigensi/berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut merupakan program tahap kedua Polri yaitu membangun kemitraan dengan masyarakat agar terwujud kinerja dan pelayanan yang profesional berkualitas dan transparan. Sebagai tahap pertama yaitu membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri yang dilaksnakan pada tahun 2005-2009 dan tahap ketiga memberikan layanan prima pada tahun 2015-2025.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s