Khawatir Guru Gaptek

Laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang sudah tak bisa ditahan lagi. Mengiri perkembangan itu, Waliota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor khawatir kalau para guru-guru di sekolahan gagap teknologgi alias gaptek. “Para guru harus mengikuti perkembangan ilmu pengatahuan. Karena iptek sekarang ini dari hari ke hari terus nmengalami perkembangan yang sangat pesat. Maka para guru jangan sampai ketinggalam dalam hal teknologi,” ujarnya dalam sambutan pada kegiatan Konferensi Kerja I PGRI Kota Banjarbaru Tahun 2012, Senin, (30/4) di Aula trisakti Banjarbaru.

Selain itu pula, sebagai organisasi yang kondusif paling kuat dan dapat bertahan dalam suasana apapun, diharapkan bisa selalu bersinergi dengan pemerintah. “Agar gerak pembangunan dalam bidang pendirikan bisa berjalan dengan lancar,” katanya. Berkenaan dengan itu, Ruzaidin mengungkapkan arasa antusiasnya terhadap kinerja yang sudah dilakukan PGRI selama ini. “Saya menyampaikan apresiasi positif terhadap kinerja yang telah ditunjuukkan oleh PGRI Kota Banjarbaru. Kegiatan konferensi ini menjadi evaluasi program kegiatan organisasi yang teah diamanahkan,” tambahnya.

Sementara itu, menyikapi dampak tunjangan yang telah diberikan pemerintah bagi para guru yang telah bersertifikasi, ia mengimbau agar para guru kian giat meningkatkan keprofesionalan kerjanya sebagai guru. “Guru-guru tidak boleh lepas dari profesionalisme kerja. Bagi guru anggota PGRI yang telah lulus sertifikasi dan menjadi guru profesional sudah sepantasnya menunjukan kinerja yang bagus. Apalagi dengan adanya sertifikasi tersebut, pemerintah sudah banyak memberikan penambahan penghasilan yang cukup memadai,” jelasnya.

Diharapkan dalam setahun kedepan, PGRI dapat menghasilkan program-program kegiatan yang sinergis terhadap kebijakan serta pembangunan pendidikan di Kota Banjarbaru. “Dan juga mampu memberikan inspirasi dalam membangkitkan motivasi para guru untuk lebih meningkatkan pengabdian dan karyanya di sekolah,” pungkasnya.

Iklan

3 comments

  1. Bicara mengenai gaptek, sebenarnya permasalahan ini buka hanya menimpa pada guru, namun karena guru sebagai ujung tombak pendidikan maka hal ini menjadi sorotan. Saya setubuh dengan pandangan guru yang harus sadar teknologi dan dapat mengikuti serta menerapkan perkembangan teknologi untuk media pembelajaran.. Namun,di lapangan faktor usia kadang menjadi sebuah masalah dalam belajar mengikuti perkembangan TIK. Semoga pemerintah dapat mengakomodasi pembelajaran TIK bagi guru-guru yang masih belum dapat menguasai TIK.Bicara sertifikasi perlu digaris bawahi, dari 2,9 juta guru di Indonesia hanya 1,1 juta guru yang sudah disertifikasi per 2012 artinya tunjangan ini masih belum menyeluruh untuk guru, dan mayoritas guru di Indonesia masih belum disertifikasi. Jangan lupa juga kunjungi http://sdnbbu8.wordpress.com/ 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s