Meski Berkurang, Antrian Terus Dalam Pengawasan

Setelah kurang lebih 5 hari diterapkannya Pengaturan  pengisian BBM bersubsidi di SPBU, antrian yang mulanya mengular hingga memakan tepian jalan kini mulai berkurang. Menurut pantauan hirangputihhabang.wordpress.com di lapangan, pengantri yang menggunakan kendaraan bertangi besar tak lagi mendomnasi. Meski masih ada, namu tak seberapa banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya. Hanya saja truk-truk yang mengantri solar belum bisa ditoleransi.

Kepala SPBU Coco Jl A Yani Km 34 Banjarbaru Andi Wasis di damping  Kepala Shit Riska Mahdi mengatakan, surat Gubernur NO 500/00510/ Eko yang berisi pembatasan pengisian BBM di SPBU untuk jenis sepeda motor dua 20 ribu dan mobil 100 ribu terbilak efektif. “Kita memantau dari jumlah sisa pasokan setiap harinya. Kalau biasanya kita bisa menghabis 40Kl dalam sehari. Kini masih banyak tersisa,” ujarnya kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com, Senin, (30/4) kemarin.

Di samping itu, bagi mobil kendaraan dinas juga tidak diperkenankan menggunakan BBM bersubsidi. “Memang ada awalnya pejabat pemerintah yang komplain. Saya tidak tahu juga itu siapa. Yang jelas, kita tidak akan mengisikan dengan alasan apapun. Dan kita tunjukkan langsung peraturannya memang langsung dari Gubernur. Ya, dia manggut-manggut saja,” ungkapnya. Terkecuali, tambahnya, mobil-mobil dinas untuk kepentingan umum dan pelayanan publik seperti Truk Pengangkut sampah, Pick Up, Ambulan, dan mobil pemadam kebakaran. Dan lagi, SPBU tidak alan melayani pengisian dalam bentuk jerigen atau sejenisnya.

Lalu apakah tindakan demikian bisa meminimalisir para pelangsir yang sering mengakali petugas SPBU dengan berganti-ganti sepeda motor? Hal itu di jawab  Kasatlantas Polres Banjarbaru AKP Suparno. Dituturkannya, kini setiap hari ia dan anggotanya tidak hanya berjaga-jaga untuk menertibkan lalu lintas semata. “Tetapi kita juga berusaha mengawasi pengatri yang bandel. Yang sering bolak-bolak. Untuk antisipasi kita hanya bisa mencatat beberapa nopolnya kemudian datanya diserahkan ke SPBU-SPBU yang tersebat di Banjarbaru. Barulah dicocokkan dengan pengawasan di lapangan. Semoga saja masalah antrian yang meresahkan masyarakat banyak ini cepat usai,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s