Mengenang Van Der Pijl, Seorang Belanda Pendiri Kota-kota di Kalimantan (Bagian 4/habis)

Menjalin Silaturahmi dan Hobi Berdiskusi

Kemampuannya dalam merancang bangunan tak bisa dipungkiri keunggulannya. Hingga tulisan ini diterbitkan, hasil buah karyanya memang tak pernah dilanda Banjir. Berkat keakuratan dan wawasannya yang luas dalam bidang arsitekur. Dulu, Van der Pijl mempunyai 3 rekan yang sering membawanya untuk selalu berdiskusi bersama. Adalah KH Zafry Zamzam, Said Hasyim, dan H Mukhyar Usman. Dan mereka akrab disebut dengan 4 Serangkai. Cerita itu disampaikan Fitri Zamzam putra dari KH Zafry Zamzam. Dikatakannya, Van der Pijl adalah sosok yang penyayang dengan anak-anak. “Masa itu tentu kita masih terlalu kecil. Saya juga sering bermanja-menja dengan beliau. Bersama Ayah, Om Hasyim, dan Bapak Haji Muya, Opa Van der Pijl sering melakukan diskusi. Khususnya untuk pembanguna-pembangunan di Banjarbaru,” katanya.

Keterlibatan pada masing pengetahuan yang dibidangi sering melahirkan perdebatan ilmu pengetahuan masing-masing bidang yang digeluti. Seperti H Mukhyar Usman , seorang mantan ketua MUI Kota Banjarbaru yang juga ahli dalam bidang Perumahan Daerah karena ia direkturnya. Dengan Zafry Zamzam yang saat itu sebagai Kepala Dinas Jawatan Penerangan Kalimantan Selatan dan juga Rektor IAIN Antasari yang pertama.

Dulunya, Van der Pijl begitu menyiapkan lahan-lahan untuk beberapa pembangunan dan pemukiman di Kota Banjaarbaru. “Nantinya, lahan itu digunakan untuk berbagai fasilitas umum. Namun ternyata, setelah beliau tidak ada, kini lahan tersebut sudah dipergunakan untuk bangunan lain,” jelas Dewa Pahuluan, sapaan akrab Fitri Zamzam.

Di antara wilayah lahan yang disiapkan itu adalah tanah di sebelah Polsek Banjarbaru, tanah di sebelah sekolahan SD, Kantor Kelurahan di Banjarbaru 3, dan lahan di depan Proyek Jalan Kalimantan (Projakal). Namun sepeninggalnya Van der Pijl, sebagian tanah-tanah itu dikapling-kapling beberapa pihak yang menginginkan pembangunan lain.

Dewa mengaku, mengingat jasa Van der Pijl, tidak cukup hanya sekadar peringatan. Tetapi, lebih kepada pelajaran yang harus digali semasa pengabdiannya di Kalimantan Selatan khususnya di Banjarbaru. “Sebagai bukti, apabila rumah-rumah itu dibangun pada masa Van der Pijl, maka akan kuat sekali. Luar biasa kokohnya. Karena memang, ia benar-benar ahli. Maka ini suatu ilmu pengetahuan dalam pembangunan agar bisa berdiri dalam jangka panjang. Puluhan bahkan ratusan tahun ke depan,” ungkapnya.

Sependapat dengan Wakil Walikota Banjarbaru, Ogi Fajar Nuzuli. Terlebih pada mas Van der Pijl hidup, diceritakannya, sebagai orang Belanda yang tinggal dan merancang Kota Banjarbaru, sosok Van der Pijl yang low profil terlihat dari setiap harinya setia bekerja mengayuh sepeda. “Sebelum kita mengetahui, ternyata Van der Pijl adalah seorang tokoh yang mempunyai jabatan tinggi di Kalsel. Yaitu sebagai Kepala PU Kalimantan,” ungkapnya.

Dalam analisisnya, rancanngan dan pembangunan hasil buah tangan Van der Pijl hingga sekarang terbukti. Bahkan, tak pernah mengalami banjir. “Kita lihat dan kita pelajari, yang beliau rancang sampai hari ini tidak pernah banjir. Dari Banjarbaru 1, Banjarbaru 2, Banjarbaru 3, Banajarbaru 4, Komplek PLN, Komplek Projakal, Komplek Rindam, Komplek Zipur, Komplek SPN, dan beberapa pemukiman militer hasil rancangan Van der Pijl. Semua sudah di petakannya dengan perhitungan yang matang,” terang Ogi.

Dan yang paling menarik, Van der Pijl dengan rekan-rekannya menjalin silaturahmi tanpa pandan sesuatu pun. Semisal silatrahmi di kala Hari Raya Idul Fitri, Van der Pijl sekeluarga bertamu ke rumah-rumah rekannya seperti KH Zafri Zamzam, Said Hasyim, H Muya Rahman, dan masyarakat muslim lainnya,. Begitu pula sebaliknya. Dikala natal, mereka pun menyantroni kediamam Van der Pijl untuk bersilaturahmi. (habis/ananda perdana anwar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: