‘Ungu’ Warnai Lapangan Murjani, 20 Qliquers dibawa ke Rumah Sakit

Sekitar puluhan ribu penonton rela berjejalan dan berbondong-bondong untuk menyaksikan konser musik papan atas Indoneseia. Adalah Ungu, yang baru saja usai menampilkan 8 lagu lama dan 2 lagu di album barunya, di Lapangan Murjani, Sabtu, (12/5) kemarin malam. Mereka tampil memuka denga personil yang lengkap seperti Pasha (Vokal), Enda dan Oncy (Gitar), Maki pada (Bass), dan Roman (Drum). Awalnya, penonton dihibur dengan band pembuka asal Banjarmasin. LYRIC, yang telah lolos seleksi di Jakarta pada event LA Indie fest Meet The Lebel 2011. Dan membawakan single mereka berjudul Milik Siapa. Dilanjutkan dengan penampilan Female Percusion dan Female Dj.

Ungu sendiri tampil memuka para fansnya tepat pukul 22.15 Wita. Konser berakhir pukul 24.00 Wita dengan lagu penutu Ciuman Pertama dari album Melayang. Sementara itu, situasi yang terjadi di kerumunan manusia, hampir 50 Ungu Cliquers (sebutan fans ungu, Red) yang membuat aparat keamanan kalang kabut.

Selain adanya perkelahian antar penonton, tidak sedikit juga dari mereka yang pingsan dan tidak mampu bernafas di tengah kerumunan manusia yang berjumlah pulah ribu. Anggota PMI dari Banjarmasin dan dibantu PMI Martapura terlihat giat menolong para Qliquers yang hampir kesemuanya menggunakan T-Shirt seragam Ungu Qliquers berwarna dibawa ke tenda darurat di belakang panggung. Sebanyak 20 orang diantaranya pingsan dan langsung dibawa ke RSUD Banjarbaru dan Rumah Sakit Mawar. Tim Medis KSR PMI Banjarmasin, Wulan, mengatakan, tidak terhitung jumlah yan pingsan. “Tapi yang tidak bisa kita tangani bersama rekan disini langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com.

Menurutnya, banyaknya penonton yang sesak nafas dan pingsan tersebab berdesakan dengan penonton lain. Disamping kemungkinan kelelahan dan kondisi yang lemah. “Banyak diantara mereka yang tidak sempat makan. Karena terburu-buru ingin menyempatkan nonton konser,” ucapnya.

Di tengah-tengah konser, Pasha pun sempat mengajak para penonton memanjatkan doa untuk para korban Pesawat Sukhoi Superjet100 menabrak lalu jatuh di Gunung Salak Jawa Barat. “Kita bedoa semoga para korban mendapat tempat yang pantas disisiNya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ingatnnya. Pasha terlihat memimpin doa dengan gayanya sendiri disertai bacaan bahasa arabnya yang fasih.

Di antara para fans tak sedikit yang jauh-jauh datang ke Banjarbaru hanya untuk menyaksikan Band kesayangannya. Diantaranya, Balikpapan, Samarinda, Sungai Danau, dan Pelaihari. Meski demikian, Pasha dan Vokalis sering sempat keliru menyebutkan Banjarbaru dengan kota Banjarmasin. “Sini Banjarbaru atau Banjarmasin? Ya, sudahlah yang mana saja yang jelas Kalsel tak pernah mengecwakan kedatangan kita,” teriaknya disambut riuh gemuruh penonton.

Iklan

3 thoughts on “‘Ungu’ Warnai Lapangan Murjani, 20 Qliquers dibawa ke Rumah Sakit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s