Panitia Bentuk Tim Mediasi

Mengatasi Beberapa Lahan Yang Bermasalah

Menanggapi 60% lahan yang bermasalah, Ketua Panitia Pembebasan Lahan Bandara Dr Syahriani Syahran mengaku segera bentuk Tim Mediasi guna menyelesaikan permasalahan yang nantinya ditemukan. “Kita terus memferivikasi. Dilanjutkan dengan pembayaran bagi semua warga yang setuju dengan harga. Sebagaimana dari catatan kami, jumlah warga yang setuju lebih dari 80 persen. Karena belakangan ini datang beberapa warga yang sebelumnya tidak setuju akhirnya mensetujui. Berarti sudah lebih 80%,” tuturnya kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com, Jumat, (11/5) kemarin.

Maka dari itu, kata Syahriani, panitia sangat optimis pembayaran lahan akan secepatnya terlaksana. Lalu bagaimana 60%  lahan yang masih bermasalah? Ia mengaku secepatnya diselesaikan. “Kita cari yang menumpangi dan yang mana yang menindihi. Tim Mediasi segera bekerja ketika ada tanah yang bermasalah. Kemungkinana dalam beberapa hari kedepan Tim Mediasi sudah terbentuk. Anggotanya unsur kecamatan, tim legisasai, dari kejaksaan dan panitia lainnya,” katanya. Karenanya, seperti yang dijanjikan, pembayaran akan di mulai hari Rabu mendarang. “Yang jelas, Verifikasi terus berlanjut. Selasa kita mulai lagi. Panitia lanjutkan tim verifikasi sampai selesai. Selama verifikasi jalan terus maka optimis selesai paling cepat akhir Mei dan paling lambat awal Juni,” tegasnya.

General Manager PT Angkasa Pura I Gerit Mailenzun mengatakan, tim pusat mengecek bahwa tim AP I bekerja sesuai dengan tahapan-tahapannya. “Jadi tidak asalah buat laporan saja. Ada mekanismenya. Jadi kita harus ikuti prosesnya sedemikian rupa,” ucapnya. Dijelaskan Gerit, awal perhitungan dibangun ditawarkan pihak AP pusat selama 18 bulan. “Memeng, fleksibeknya mundur dari jadwal. Artinya ada lahan yang masih belum tuntas. Tetapi Tim Mediasi segera bekerja untuk mengatasi beberapa lahan yagng masih bermasalah. Kita demokratis saja. Yang telah diundang adalah mereka yang setuju,” terangnya.

Menurutnya, jika membangun bandara dari segi teknik dengan volume 40 ribu meter persegi itu kira-kira memakan waktu berapa berapa lama? “Saya harus bertanya persoalan ini pada ahlinya.Nah, Kalau diberi waktu 18 bulan cukup, kenapa tidak? Kurang dari 18 bulan pun tentu boleh. Sehingga saya berasumsi Juni ini sudah mulai pembangunan. Siapa tahu ada teknik lain yang bisa selesai dalam 14 bulan dan memenuhi syarat bisa dipercepat. Ya, kita boleh saja sekadar merencanakan. Sekaligus mengamankan apa yang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s