Fasilitas SPBU Dirusak, Pemilik Bungkam

Sebuah Antena Parabola untuk Jaringan Satelit dan Internet di SPBU nomor 6476704 Jalan Subarjo Liang Anggang Lingkar Selatan Kecamatan Liang Anggang tampak roboh dan dirusak oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab, Kamis, (16/5) kemarin. Peristiwa tersebut diduga lantaran ada kesalahpahaman beberapa pihak SPBU dengan para sopir truk yang mengantri untuk pembelian solar. Peristiwa singkat itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Meski demikian, pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) terlihat berada di SPBU dengan baju seragamnya bungkam. Begitu juga dengan pemilik SPBU H Fitri, tak bisa menjelaskan apa-apa ketika ditanyai penulis hirangputihhabang.wordpress.com. “Kami tidak tau pasti kejadiannya seperti apa, soalnya kami tadi di pos menjaga pembagian kupon antrean untuk membeli solar. Kalau dari pihak kami tidak melakukan itu, siapa tahu sopir yang tidak masuk dalam daftar Organda,” tutur seorang Organda yang namanya tak mau dikorankan.

Menurut data yang berhasil dihimpun MK di Lapangan, peristiwa itu terjadi berawal dari kesalah pahaman pihak Pertamina karena memasang alat agar tidak terjadi pencurian. Namun ada pula yang berpendapat bahwa para sopir emosi ketika petugas SPBU menerapkan satu plat nomor hanya bisa membeli satu kali. “Secara pastinya saya tidak tau, cuma kalau dengar-dengar pembicaraan para sopir mereka marah karena pembelian dibatasi dan tidak boleh dua kali,” ungkap seorang warga di sekitar SPBU.

Pemilik SPBU H Fitri mengaku tidak tahu menahu soal kejadian. Saat peristiwa terjadi ia tidak mengamati dengan seksama. Begitu juga dengan penyebab kemarahan sebagian sopir yang melakukan pengrusakan fasilitas tersebut. “Mohon maaf saya tidak bisa memberikan keterangan apa-apa. Karena saya baru saja datang waktu kejadian itu. Namun kita sudah koordinasikan dengan kepolisian. Dan petugas juga turun ke lapangan, namun sebentar saja semua petugas sudah balik,” katanya, ujarnya terlihat sembari menulis di meja kerjanya.

Lalu, apa yang dilakukan pihak SPBU untuk mengantisipasi keadaan tersebut? Diakuinya, ia telah meminta bantuan pengamanan ke pihak kepolisian. “Kami sudah minta bantuan ke pihak polisi, jadi mulai besok akan ada petugas yang berjaga di SPBU saya untuk mengantisipasi kejadian serupa,” jelasnya.

Dikonfirmasin persoalan itu, Kasatreskrim Polresta Banjarbaru AKP Sukardi membenarkan. Ia mengatakan kejadian itu hanya karena salah paham, tetapi sudah selesai dan pelayanan kemarin langsung berjalan normal. Ia juga mengatakan kalau kedepan pihaknya akan menempatkan petugas dari Polsek Liang Anggang. “Peeristiwa itu singkat sekali. Namun sekarang sudah tidak ada masalah dan sudah di Koordinasikan ke Polsek Liang Anggang. Kami nanti akan lakukan pengamanan untuk mengantisipasi kejadian serupa, kalau untuk SPBU lain sudah ada petugas yang jaga setiap hari sambil megatur lalulintas,” pungkasnya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s