Bicarakan Pembangungan RSUD Baru

Pemkot Banjarbaru menggelar ekspose percepatan pembangunan rumah sakit yang baru menggantikan RSUD Banjarbaru. Karena RSUD Banjarbaru selama ini dinilai masih kurang fasilitas dan tidak mempunyai areal parkir memadai. Ekspose tersebut dilaksanakan di Aula RSUD Banjarbaru, Senin (14/5) siang, dihadiri Wali Kota Banjarbaru Drs HM Ruzaidin Noor, Direktur RSUD Banjarbaru dr Endah Labati, para dokter, pejabat di lingkungan Pemkot Banjarbaru, dan pihak konsultan.

Direktur RSUD Banjarbaru Endah Labati mengatakan, rumah sakit yang ada ini memiliki luas 0,8 hektare dan bertipe C, sehingga belum memenuhi fasilitas termasuk areal parkir. “Rumah sakit ini kekurangan kamar untuk rawat inap sehingga kalau kamar penuh terpaksa pasien diarahkan ke rumah sakit lain,” ujarnya.
Selain itu, jumlah perawat di rumah sakit ini juga masih kurang, karena itu rencana pemindahan rumah sakit ini patut didukung.

Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor menyatakan, keinginan pemindahan rumah sakit ini berawal ketika adanya kunjungan pejabat kesehatan pemerintah pusat dan kunjungan anggota Komisi IX DPR RI, sehingga Kota Banjarbaru mendapat prioritas utama untuk pembangunan rumah sakit baru ini.
“Karena keterbatasan kamar terpaksa pasien diarahkan ke rumah sakit lain dan kita merasa tidak enak dengan warga karena tidak bisa mendapat pelayanan kesehatan di RSUD Banjarbaru,” katanya. Wali kota menginginkan di rumah sakit yang baru nantinya dilengkapi ruang praktek bersama dan rumah dinas untuk para dokter, juga sebuah kafataria yang dikelola koperasi rumah sakit.“Rencananya, kawasan untuk rumah sakit baru itu di Trikora. Siapapun nanti konsultannya diharapkan mempunyai relasi langsung ke Kemenkes,” harapnya.
Seorang pembicara pada disksusi tersebut Yuditiati Mutiara menerangkan, pihaknya sudah melihat lokasi untuk pembangunan rumah sakit ini. “Struktur tanahnya cukup baik tanahnya berkontur sekitar satu persen, syarat pembangunan rumah sakit itu kontur tanahnya tidak boleh dari lima persen,” paparnya. Maka dari itu, Dengan lahan seluas 4,4 hektare sangat mungkin untuk membangun rumah sakit tungkat dua dengan total 220 kamar rawat inap dilengkapi areal parkir untuk 107 buah mobil dan parkir sepeda motor yang mampu menampung sebanyak 264 buah sepeda motor.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s