Imbau Kesadaran Penumpang

Menyikapi persoalan terminal Sub Simpang Empat Banjarbaru, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kota Banjarbaru Ir H Antoni Arpan mengaku, pihaknya telah merapatkan barisan untuk lebih sigap dalam menyelaraskan kondisi yang sedang sulit dihadapi, yaitu masalah penumpang yang begitu enggan menunggu di terminal itu. “Dan sudah kita tugaskan beberapa petugas untuk mencoba mendisiplinkan lagi. Namun sayangnya, kita terkendalan pemahaman para supir truk yang hanya patuh ketika ada petugas. Bukankah Kadang-kadang petugas itu ada saatnya istirahat semisal minum, makan, dan keperluan manusiawi lainnya,” ungkapnya kepada hirangputihhabang.wordpress.com.

Menurutnnya, hal ini terkendala kebiasaan masyrakat yang sulit untuk didisiplinkan. Adalah kebiasaan para penumpang yang senangnya menunggu angkot di pinggir jalan, bukan menunggu di dalam terminal. “Otomatis para supir angkot pun enggan masuk ke terminal kalau penumpangnya saja tidak mau. Bukankah logikanya jadi nyata, lebih memilih yang jelas-jelas di depan mata daripada kepastian yang belum ada penumpang ketika di dalam terminal,” ujarnya memaparkan.

Oleh sebab itulah, Antoni sangat mengimbau kepada masyarakat pengguna angkutan umum agar bisa masuk ke dalam terminal untuk menunggu angkot. Dan tidak lagi sering menjaganya di tepian jalan apalagi di taman samping pos polisi simpang empat yang jelas-jelas sudah ada rambu-rambu bagi roda empat dilarang stop. “Jadi saya mengharapakan agar masyarakat kita itu senangnya masuk ke dalam terminal. Maka otomatis sopir angkotnya juga masuk ke terminal. Sebenarnya kita juga memahami, jika si sopir melihat ada penuympang di hadapannya, maka ia khwatir jika masuk ke dalam terminal maka penumpang yang pasti akan dijemput oleh angkot lain di belakangnya. Itulah kebanyakan yang dirasakan para sopir. Maklumlah, saya juga sempat merasakan jadi sopir angkot,” akunya.

Sekali lagi ia mengingatkan agar masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan pemerintah. “Supaya tidak mubazir maka dimanfaatkanlah sebaik mungkin. Apalagi di dalam terminal ada fasilitas yang bisa membuat kita berteduh dan bisa santai sejenak melepas lelah. Kita selalu coba untuk mengotimalkan pekerjaan. Dan terutama soal penjagaan itu tadi,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s