Lagi, Supir Truk Keluhkan Antrean

 Persoalan truk yang antre di setiap hari kembali dikeluhkan oleh sejumlah supir truk angkutan umum. Terlebih menjelang hari lebaran yang kurang dari 10 hari ini. Antrean truk yang mengular sangat tampak dari SPBU Simpang 4 Banjarbaru, Loktabat, dan Liang Anggang. Tetapi ada satu SPBU yang sangat dikeluhkan dan paling bermasalah menurut sejumlah sopir truk.

Menurut infromasi yang di dapat hirangputihhabang.wordpress.com, perbedaan jatah pengisian tersebut selu saja terjadi di SPBU Jl Trikora Banjarbaru. Salah seorang supir truk, Ahmadi, (bukan nama sebenarnya) kepada penulis menuturkan, perputaran dan pengisian para supir truk di wilayaa tersebut terlalu di koordinir olh aparat. “Biasa satu tangki atau satu kali pengisian itu bisa dihitung jumlah liternya. Misal 80 liter 60 liter. Nah, kalau bayarnya sedangkan yang lain itu ada yang bayar di belakang 150 ribu kepada operator malah boleh diisikan 250 liter. Menurut saya ini ada yang mengkoordisinir operatioor kenapa jadi bias seperti itu. Kita juga mencari nafkah, janganlah diperlakukan seperti  tidak adil,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa supir yang berinisial ER, BN, dan MS sangat dominan mengisi di SPBU tersebut. “Apalagi mereka sepertinya punya titipan-titipan yang dikendalikan oleh aparat setempat,” tambahnya. Sedangkan untun persoalan antrean, pertama kali minyak dating di SPBU yang dapat jatah isian hanya sampai ke truk uruttan nomor 6. “Sedangkan urutan 7, 8, dan setersunya tidak mendapatkan minyak. Kita sangat menyayangkan hal ini, aparat tampaknya tidak mampu menindak Pak Rahmat, Polisi yang biasa mangkal dan menjadi kordinator para pelansir tersebut,” tegasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s