Gratiskan Pembuatan KK dan KTP Yang Terbakar

Kebakaran Menyisakan Trauma bagi Sebagian Korban
Kebakaran Menyisakan Trauma bagi Sebagian Korban

Pemerintah Kota Banjarbaru tampakanya tak henti-henti memberikan keringanan kepada para korban kebakaran yang menghanguskan 28 rumah dan 30 kk di Jalan Kemuning, Jumat lalu. Pasalnya, tak sedikit surat-surat penting dari warga yang turut hangus dilahap si jago merah.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli. Dikatakanntya, untuk pembuatan KTP dan KK akan digratiskan. “Ini tak lain adalah perhatian kita sebagai pemerintah kepada masyrakat yang sedang dilanda musibah. Sedangkan untuk persoalan teknis, akan diatur seperti warga melapor melalui RT mengisi blanko kemudian diserahkan ke Lurah. Kemudian berlanjut ke Camat dan pada akhirnya camat menyerahkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” jelasnya kepada sejumlah wartawan, Kamis, (23/8) di ruangannya.

Selanjutnya, kata Ogi, bagi korban yang memang kehilangan SIM atau BPKB karena iktu terbakar bisa diurus ke Polres Banjarbaru. “Mungkin kita juga akan meminta kepada Kapolres untuk menggratiskan biaya pembuatan SIM atau BPKB korban yang hilang terbakar,” ungkapnya.

Lalu bagaimana untuk surat penting semisal sertifikasi tanah dan lainnya Ogi mengaku belum bisa berkomentar banyak. “Tetapui untuk persoalan surat-surat tanah kita telah mengimbaui pelayanan di BPN agar masyarakat yang memang korban kebakaran pelayanannya diutamakan dengan niat membantu. Mengurangi beban mereka. Sioal biaya mungkin belum ada keterangan pasti,” terangnya.

Disinggung soal pembangunan selanjutnya, Ogi mengaku belum ada rencana apa-apa. “Pada intinya, kita dengan suara masyrakat dulu maunya apa. Karena rencananya petang ini, (kemarin, red) ada perundingan dengan masyarakat terkait soal pembangunan. Karena memang, tanah tersebut hak milik pemerintah. Masyarkat posisinya menyewa dengan membayar PBB,” beber Ogi.

Sedangkan yang paling utama adalah melebarkan jalan masuk gang. “Karena banyak sekali keluhan yang didengar bahwa pemadam tidak bisa masuk. Dan tentunya itu juga keinginan dari warga yang tak lain termasuk korban juga,” pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, kebakaran yang terjadi di Kelurahan Kemungin menghanguskan setidaknya 28 rumah 30 kk dengan lebih 117 korban kehilangan tempat tinggal.

117 korban tersebut lebih dominan kepada anak-anak yang trauma pasca peristiwa. “Jika memang perlu, akan ada program, Trayuma Healing. Karena melihat dari sisi psikologisnya, anak-anak paling tertekan mentalnya. Yang sampai sekarang bisa saja diliputi rasa takut. psikologisnya. Biasanya dilakulan seperti kelompok bermain itu dan dibimbing psikolog. Nantinya akan diatasi oleh Pemberdayaan wanita dan anak-anak yang bekerjasama dengan Pemko Banjarbaru,” pungkasnya

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s