Disdukcapil Tunggu Pembagian Pusat

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarbaru Dra Hj Erna Jainah

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarbaru Dra Hj Erna Jainah

Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarbaru Dra Hj Erna Jainah didampingi Kabid Kependudukan Dady Sutoyo mengatakan, untuk saat ini masih lagi ada sekitar 60.471 yang belum melakukan perekaman e-KTP dari jumlah wajib data e-KTP Banjarbaru 160.907. “Pihak kami tetapm mengimbau dan melakukan sosialisasi agar masyarkat segera melakukan perekaman e-KTP. Namun asumsi yang terjadi sekarang masyarkat yang dimaksud tidak ada di tempat, sudah pindah, meninggal dunia, data ganda, dan lain sebagainya,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Senin, (27/6) kemarin.

Menurutnya, justru persoala tersebut sudah menjadi imbauan dari Walikota. “Ini program Nasional dan terus dilanjutkan sebagai penerus SIAK. Dewasa ini Kadisdukcapil sendiri sering mengimbau masyarakat agar berpartisipasi baik itu lewat kecamatan, kelurahan, dan saat yasinan serta kegiatan di beberapa kelurahan supaya bisa cepat datang ke tempat perekaman,” akunya.

Ditambahkan Erna, pihaknya tetap optimis menyelesaikan perekaman. “Ada kendala juga saat melakukan pemanggilan sedangkan yang bersangkutan meninggal dunia atau pada saat dipanggil mereka tidak ada di tempat semisal pergi kelura kota dan tidak punya kewajiban untuk kembali ke Banjarbaru dan tidak bias melakukan perekaman e-KTP itu. Meski program e-KTP akan berlanjut terus menggantikan SIAK, kita terus mengharapkan agar warga yang belum bisa secepatnya melakukan perekaman,” harapnya.

Sekedar diketahui, saat ini ada sekitar 15.000 an e-KTP yang sudah tercetak dan sengaja dipending pembagiannya. “Kartu yang sudah tercetak dikirim oleh pusat hampir 15.000 dari 90.000 yang sdudah tereram. Namun untuk pembagian masih menunggu menunggu dari pusat. Agar ketika kami memberikan atauk membagi e-ktp itu bisa berlanjut terus. Tidak tertunda-tunda. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir tidak kebagian e-KTP. Hanya ditunda saja. Menunggu separo dari target,” paparnya.

Selanjutnya, tambah Erna, ketika sudah selesai dicetak pasti dikirim ke daerah masing-masing. “Kadisdukcapil sifatnya menunggu dan bekerjasama dengan pusat. Aplagi dari pusat menerima data 147 Kab/Kota se-Indonesia. Tentu dengan segala keterbatasan kita maklum. Tidak bias sesuai dengan yang kita harapkan juga,” katanya.

Di samping itu, sebelum pembagian pastinya akan ada tahapan pengumuman terlebih dahulu. “Mendistribusikannnya kemungkinan lewat Kecamatan atau Kelurahan. Ketika kita mereka mau mengambil maka akan dipanggil terlebih dahulu sebagaimana awal. Nantinya pihak kecamatan akan meminta kembali undangan yang diberikan diwaktu awal sebagai bukti bahwa telah melakukan perekaman,” jelasnya.

Di sisi lain, Camat Banjarbaru Utara Abdul Basid mengaku, hingga saat ini pihaknya masih melaksanakan perekaman e-KTP di kantor Camat Banjarbaru Utara. “Kalau kendala mungkin hanya penyampaian informasi saja. Sambil juga kita memilah-milah siapa tahu ada undangan yang terlapis alias double. Kita siap melayani dan melaksanakan perekemaan e-KTP bagi warga yang belum setiap jam kerja,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s