Angka Haji Kalsel Tinggi

Mentri Agama Suryadharma Ali ketika berkunjung ke Asrama Haji Landasan Ulin, Kota Banjarbaru
Mentri Agama Suryadharma Ali ketika berkunjung ke Asrama Haji Landasan Ulin, Kota Banjarbaru

Masih perlu tambahan kuota

Mentri Agama Suryadharma Ali menuturkan, banyak sekali pemerintahan Kab/Kota se-Indonesia yang meminta tambahan quota haji. “Dan perlu diketahui juga bahwa permintaan ini sudah kita sampaikan ke kerajaan Arab Saudi. Tetapi sampai sekarang kita belum lagi dapat jawaban,” ujarnya ketika menghadiri Silaturahmi dan Pembinaan Kepegawaian di Asrama Haji, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kamis, (30/8) kemarin.

Dituturkannya,semua provinsi meminta tambahan kuota dan masih mengalami kesulitan. “Dan telah kita wacanakan bahwa, penerimaan akan diprioritaskan bagi usia lanjut yaitu umru 80 tahun ke atas. Nah, kita habiskan dulu. Maka berikutnya akan kita sisir yang kisaran umur 70 tahun, 60 tahun, dan tersu ke bawahnya,” jelas mentri.

Untuk calhaj berumur 80 tahun ke atas yang mendaftar di tahap kedua tahu berikutnya, tambahnya, maka dipastikan berangkat tahun itu juga. “Jadi ada kepastian. Dan jumlahnya banyak sekali. Umur 80 tahun ke atas sajaberjuymlah 6500 orang. Dan seperti yang saya sebutkan sebelumnya dengan lamanya masa tunggu untuk Kalsel 14-15 tahun,” ucapnya.

Menurutnya, angka tersebut patut disyukuri. “Dalam artian jumlah tersebut sebagai pertanda perekonmian masyarkat di Kalsel bagus. Kesejahteraan bertambah karena mereka bisa pergi haji. Kalau diukur jamaah yang berangkat umroh untuk wilayah Kalsel berjumlah 3000 sampai 5000 an orang. Dan dalam setahun lebih dari 48000 orang. Sedangkan haji hanya berkisar 4500 orang,” paparnya.

Sedangkan untuk persoalan moratorium pendaftaran calhaj, mentri menjelaskan akan selalu terjadi. “Kalau sekarang yang pertama menjadi yang pertama dilayani. Yang yang belakangan tentu menjadi belakangan yang dilayani. Kalau ini kita habiskan dan tidak ada pendaftaran sekurang-kurangnya 12 tahun kita tutup. Bisa dibayangkan kira-kira berapa jumlah yang mendaftar itu pada tahun 2024. Sekitar 32 juta. Bagaimana meseleksinya? Tentu menjadi pekerjaan tersendiri yang memerlukan orientasi matang,” Pungkasnya. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s