Bacakan Puisi dari Pengungsi Rohingya

Dengan mengangkat tema Dari Mingguraya Untuk Rohingya: Kemerdekaan, kemanusiaan dan kita, sejumlah penyair dan seniman membacakan puisi-puisi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, Jumat, (31/8) di panging bunda Mingguraya, Banjarbaru, Tadi malam.

Berbagai kalangan dari para penyair, penulis, sampai pejabat pemerintahan juga turut andil dalam momentum ini. Di antaranya, Arsyad Indradi, Radius Ardanias Hadariah, Dewa Pahuluan, Ali Syamsuddin Arsy, HE Benyamine, MS Arif, Martha Ion Krishna, Abdurrahman El Husaini, Yadi Muryadi, Fahmi Wahid, Harie Insani Putra, Randu Alamsyah, Rizqie Muhammad Al fajar, dan lainnya yang tak bias disebutkan satu-persatu.

Yang menarik, malam itu juga dibacakan 3 puisi dari pengunsi rohingya yang diunduh dari internet. Berjudul My Beloved Homeland (Tanah Airku Tercinta) karya Shofique, I am a Refugee (Aku Pengungsi) karya Saiful, dan Tetap Aku Bangkit karya Maya Angelou, penyair terkemuka di Afrika-Amerika. Yang mana tiga puisi tersebut diterjemahkan oleh Radius Ardanias Hadariah.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s