Pemko Siap Mudahkan Investor

 Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor menegaskan, Pemko Banjarbaru siap memfasilitasi pembangunan yang dilakukan investor untuk berinvestasi, salah satunya dengan memberikan kemudahan perizinan dan kemudahan pembayaran pajak.

“Pemkot dan DPRD Kota Banjarbaru telah sepakat memberikan kemudahan kepada investor untuk melakukan pembangunan meskipun pajak belum dibayar semuanya, terkecuali kalau bangunan sudah selesai,” ujarnya usai meresmikan hypermart di Q Mall Kota Banjarbaru, Jumat (28/9) pagi kemarin.

Ruzaidin memaparkan, ketika menjabat sebagai Wakil WaliKota Banjarbaru, ia diminta ekpose mengenai rencana pembangunan pusat perbelanjaan di Kota Banjarbaru. “Saya yakin bahwa Kota Banjarbaru merupakan daerah strategis untuk pembangunan pusat perbelanjaan dan bisnis. Tersebab Kota Banjarbaru merupakan daerah lintasan. Ada enam kabupaten yang masyarakatnya kalau ingin ke Banjarmasin terlebih dulu melewati Banjarbaru,” terangnya.

Menurutnya, agar tidak mematikan pusat perbelanjaan modern maka pemkot hanya memberikan izin untuk satu mall yaitu Q Mall. Mengenai keberadaan Hypermart, tambahnya, sangat menyambut baik dibukanya gerai hypermart terlebih Kota Banjarbaru memiliki potensi ekonomi yang cukup signifikan sejalan dengan Kota Banjarbaru sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kalsel.

“Sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kalsel nilai uang yang beredar di Kota Banjarbaru cukup besar, Pemkot Banjarbaru mempercepat pembangunan pusat perbelanjaan yang dapat menyediakan kebutuhan masyarakat sehingga uang yang beredar tetap berputar di Kota Banjarbaru,” jelasnya.

Pemilik Q Mall H Norhin mengatakan, dalam pembangunan Q Mall tersebut banyak sekali bantuan dari Pemkot Banjarbaru. “Dua bulan lagi Q Mal beroperasi sepenuhnya target kita 30 November selesai semua,” paparnya.

Selain sebagai pusat perbelanjaan dan bisnis, pihaknya juga membangun hotel bertaraf internasional bertingkat lima dengan kapasitas sebanyak 130 kamar.

Manajemen hypermart, Ny Sanjaya menjelaskan, khusus di Kota Banjarbaru pihaknya meluncurkan HI Card yang kelebihannya memberikan diskon bagi pemegang sebesar Rp 50 ribu, termasuk dipergunakan untuk masuk Taman Hiburan Ancol. “Untuk pemegang kartu kredit hypermart sejak hari ini sampai tujuh hari ke depan mendapa diskon 15 persen,” pungkasnya.

Q Mall Resmi Dibuka

 Sejumlah Pemerintah Kota Banjarbaru serta petinggi daerah lainnya menghadiri soft opening Q Mall yang terletak di Jl A Yani Km 36, Banjarbaru, Jumat, (28/9) kemarin.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Banjabraru Arie Sophian, Sekdako Banjarbaru DR Syahriani Syahran, Gusti Rusdi Effendi, serta  sejumlah  Kadin  dan Staaf Pemko Banjarbaru lainnya.

Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor ketika memberikan sambutan mengatakan, keberadaan Mall di Banjarbaru tersebut diharapkan tidak hanya memanjakan masyarkat Banjarbaru dalam memenuhi kebutuhan berbelanja modern. “Kita mendukung karena telah beroperasinya Q Mall di Banjarbaru. Tetapi juga diharapkan bisa mengembangkan dan menaikan potensi perekonomian khususnya Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Menurutnya, banyak lagi yang harus dibenahi. “Beberaa Dinas yang menangani kelacancaran pembukaan ini kita inginkan agar terus merencanakan jalur alternatife supaya akses menujunya tidak menumpuk di Jl A Yani,” katanya.

Owner Q Mall H Nurhin menuturkan, pembangunan memang belumlagi rampung 100 persen. “Karena kita juga harus kembali merampungkan Mawar Square yang terletak di depan sebagaimana yang telah dikonsep pengelola Q Mall. Dan akan banyak kita prioritaskan produk-produk lokal yang mengisi  disini. Setidaknyab ini akan menarik minat masyarkat Banjarbaru, Martapura dan sekitarnya. Jadi tidak harus jauh-jauh ke Banjarmasin lagi, kan,” tuturnya ketika diwawancarai sejumlah wartawan.

Diharapkannya keberadaan Q Mall sendiri tak hanya menjadi hiburan dan tempat anak muda nongkrong. “Tetapi menjadi lahan pencari kerja baru. Karena kita akan menampung banyak SDM. Saat ini karyawan Hypermart saja sudah berjumlah 300 orang. Dan masih  banyak brand besar lainnya yang menunggu para karyawan baru. Diperkirakan aka nada lebih 1000 karyawan,” tegasnya.

General Manager Hypermart Q Mall Banjarbaru Dodi Wahyudi mengaku menyediakan promo besar-besaran untuk menyambut masyarakat yang berkunjung. “Ada promo cashback serta potongan belanja 50 ribu rupiah saat berbelanja kemudian bertransaksi di kasir dengan nominal 200 ribu rupiah, tanpa berlaku kelipatan. Nah, potongan harga itu, khusus untuk pengguna h-card alias member Hypermart baru,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama tiga hari juga ada kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis. “Jadi tak sekadar berbelanja. Pengunjung bisa sekaligus cek kesehatan secara gratis,” pungkasnya.

Jatah Tak Sama, Supir Geram ke Polisi

Pihak Kepolisian Polsek Kota Banjarbaru tampaknya angkat tangan mengatasi penyalahgunaan seragam atau penyelewengan tugas sebagai penjaga keamanan. Hal itu dengan tegas disampaikan oleh sejumlah supir truk pengangkut batu yang rutin untuk mengatri di SPBU Pertamina dengan No SPBU 64 707 05 Jl Trikora Kota Banjarbaru.

Salah  seorang supir truk warga Sei Ulin, Mulyadi, mengeluhkan ketidakadilan pihak penjada dalam memeberikan jatah isi BBM berjenis  solar setiap harinya. “Kita membeli di atas harga normal. Kalau yang seharusnya Rp.4.500,-, mereka pihak SPBU malah menjual dengan harga Rp.5.000 sampai Rp.5.500 rupiah perliter. Anehnya ketika sampai giliran kita dikatakannya kuota minyaknya sudah  habis. Padahal baru 3 jam sampai,” ungkapnya ketika diwawancarai penulis hirangputihhabang.wordpress.com, Jumat, (28/9), kemarin sore.

Harga tersebut katanya menjadi penjamin agar para petugas SPBU mau mengisikan. “Namun itu pun diberi jatah. Pernah juga dibilang habis tetapi malamnya masih ada yang mengantri,” bebernya.

Menurut Mulyadi, keterlibatan oknum polisi berinisial R sangat meresahkan dan telah mendapat kecaman oleh sejumlah para sopir. “Mereka terbilang plih kasih. Terkadang hanya memperbolehkan yang dikenal. Mobil biasa tidak boleh turut mengisi di SPBU dimaksud,” akunya.

Untuk persoalan Warga, Dani, supir lainnya menjelaskan, terkadang pihak oknum yang berugas di SPBU itu juga ikut mengamankan serta memungut uang untuk para supir truk yang mengantri. “Kalo R4 umum bisasanya mengisi cuma boleh Rp.100 000. Itupun hanya diisikan 20 liter. uTak hanya itu, dia juga biasa ikut memasukan selang ke dalam mobilt truk tertentu,” paparnya.

Menurut Dani ia pernah mendapatkan 150 ribu dengan 33 liter solar. “Namun dengan kenyataan setiap supir harus membayar 5000 kadang sepuluh ribu agar bisa menjadi antrian yang dikomando oleh oknum polisi bernama R itu tadi,” ujarnya.

Lebih parah lagi, kata Dani, ia pernah tidak dapat jatah solar sama sekali sampai 2 pekan kendati harus bayar setiap hari  kepada preman yang jaga di SPBU tersebut. “Menurut saya kepolisian memang melindungi beberapa pihak. Keika saya tanyakan hal itu ke petugas. Mereka diam saja tidak bisa jawab,” tandasnya.

Ketika dikonfirmasi keluhan itu kepada pemilik SPBU, yang bersangkutan justru tidak ada di tempat. Disampaikan persoalan itu kepada Kapolsek Banjarbaru Kota AKP Rizali SH, ia menyikapi dengan tenang. “Memang wewenang wilayah Polsek Kota ada di tiga SPBU, yaitu Loktabat, Simpang Empat, dan Trikora. Tetapi wewenang yang diberikan hanyalah mengurusi jalan menertibkan sebagaimana yang selama ini sudah dilaksanakan di Loktabat,” ujarnya.

Menurutnya, jika penyimpangan atau penyelewengan wewenang itu benar terjadi maka harus ditindak. “Kapolsek tentu siap menindak jika ada anggota yang menyalahi wewenang. Karena teritorialnya masuk Polsek Banjarbaru Kota. Rencananya juga antrian BBM di SPBU Simpang 4 akan dialihkan ke malam hari karena aktivitas pejabat/kepala daerah kebanyakan siang. Kita mengatur demi kelancaran lalu lintas saja. Tapi itu hanya wacana, belum diputuskan. Nah, sedangkan di Trikora, diliat dulu kondisinya. Kalau memang mengganggu kemungkinan ada koordinasi berlanjut. Yang jelas harus ada bukti fisik memperkuat dugaan itu,” pungkasnya.

Jamaah Kab Banjar dilepas Pangeran, Jamaah Kloter 3 Masuk Asrama Sabtu

Jamaah calhaj kolter 2 asal Kabupaten Banjar Emberkasi Banjarmasin yang berjumlah sebanyak 316 orang ditambah 4 orang panitia pembimbingtelah diberangkatkan tadi malam, Rabu, (26/9) sekitar pukul 20.15 Wita menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 8102. Dan diperkirakan tiba dini hari tadi, Kamis, (27/9) pukul 03.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Para jamaah yang telah memasuki asrama Selasa malam telah melalui proses cek kesehatan. Dan terkahir sekitar pukul 17.00 Wita dilakukan cek barang menggunakan sensor di Asrama Haji, Landasan Ulin Banjarbaru. Jamaah dilepas langsung secara resmi oleh Bupati Banjar Haji Pangeran Khairul Saleh yang juga didampingi Sekda Kabupaten Banjar Ir H Nasrunsyah beserta perwakilan Dari Depag Kabupaten Banjar lainnya.

Kakanwil Kemenag Kalsel Haji Abdul Halim ketika memberikan sambutan dihadapan para jamaah sangat mengharapkan, seluruh jamaah bisa berangkat dengan sehat dan kembali dengan selamat. “Alhamdulillah 99% dan hampir 100% jamaah Kab Banjar dalam keadaan sehat waalafiat. Kita mengharapkan para jamaah mampu menjaga kesehatan sebaik-baiknya dan fisik jangan terlalu diporsir. Semoga semuanya bernagkat tidak ada ketinggalan dan tidak ada yang malas untuk melaksanakan ibadah arbain di mesjid Nabawi,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar para jamaah bisa meningkatkan kesabaran dalam  dalam melaksanakan ibadah. Dan paling penting sabar dalam batatukar (berbelanja, red). “Baik itu di Madinah atau di Mekah. Karena sebagian securitu di arab pernah mengatakan, Orang Indonesia itu tidak hanya orangnya bisa betianan (hamil, red) tetapi tasnya juga bisa hamil. Jadi jangan sampai ada perselisihan paham apalagi suami istri ketika mengisi tas,” ujarnya diiringi tawa jamaah.

Bupati Banjar Pangeran Haji Khairul Saleh berpesan agart para jamaah calhaj betul-betul bisa memanfaatkan waktu ketika di mekah. “Karena pian-pian berataan orang pilihan. Soalnya banyak orang yang uangnya berlebihan namun justru tidak kepingin naik haji. Ada yang berani terhutang tapi tidak jadi berangkat karena memang tidak diundang. Aplagi yang tidak ada uang sama sekali. Maka para jamaah calhaj ini adalah tamu-tamu Allahj SWT,” ingatnya.

Ia juga berpesan agar para jamaah bisa menjaga nama baik daerah dan nama baik keluarga. “Jadi kalau ada persoalan dengan jamaah lain upayakan sabar. Sesama Sesama jamaah pasti ujiannya sama sesuai kadar kemampuannya. Tetapi tak ada balasan lain selain surge. Kita mendoakan selamat dan pulanng membawa semangat menjadi haji mabrur,” katanya.

Di samping itu, ia juga mengucapkan syukur atas bantuan H Pangeran Heriansyah yang menyumbang jamaah haji berupa beras 5 liter. “Itu inisiatif beliau yang kita ikuti karena meang tidak ada anggaran di pemerintah daerah. Semoga semua kabul hajat sehat dengan mengharapkan ridho Allah,” harapnya.

Salah seorang jamaah, Rusmawardi (60) mengaku sangat bersyikur. “Alhamdulillah. Saya menunggu 5 tahun pemberangkatan ini. Dan ketika cek kesehatan saya sehat. Mudah-mudahan sampai,” ungakpnya.

Menurut jadwal Pemberangkatan dari PPIH, para jamaah calhaj koloter 3 Kota Banjarmasin akan check in ke Asrama Haji pada Sabtu, (29/9) pukul 10.00 Wita dan akan diberangkatkan pada Minggu, (30/9), pukul 09.45 Wita.

Jaga Komitmen PDAM

WalikotaBanjarbaru menginginkan agar PDAM Intan Banjar bisa mengatur dan menyediakan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Tak hanya Kabupaten Banjar tetapi juga Kota Banjarbaru. “Karena air adalah satu kebutuhan masyarakat yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya ketika apel gabungan bersama sejumlah karyawan PDAM Intan Banjar, kemarin.

Menurutnya, PDAM Intan Banjar sebagai perusahaan air minum daerah di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru memiliki peranan yang sangat vital untuk melayani. “Oleh sebab itu saya mengingatkan kepada seluruh jajaran PDAM untuk memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan, terus menjaga etos kerja dan peningkatan kinerja untuk seluruh komponen PDAM,” tegasnya.

Dikatakn Walikota, etos kerja yang ia maksudkan adalah upaya bagaimana menjaga dan meningkatkan semangat kerja karyawan serta menciptakan suasana nyaman di lingkungan kerja. “Semisal antara atasan dan karyawan harus terjalin hubungan yang harmonis untuk menumbuhkan kebersamaan dan keterbukaan dalam memelihara, mengatur dan mengontrol kinerja karyawan dan atasan PDAM,” ingatnya.

Untuk meraih sukses, dalam mengelola PDAM, Walikota mengingatkan kuncinya hanya satu yaiotu komitmen. “Dengan komitmen saya harapkan dapat membawa perubahan menuju pdam yang lebih baik. Komitmen yang dimaksud meliputi komitmen direksi, komitmen segenap karyawan, termasuk komitmen pemerintah. Dan direksi pdam harus terukur kompetensinya, mampu mengelola potensi yang

Ada. Berani membuat terobosan yang inovatif, menjadi figur yang bisa dicontoh PD lainnya serta prima melayani masyarakat secara professional,” tegasnya.

Ia mengharapkan kepada agar PDAM komitmen terhadap program-program penyehatan yang ditetapkan perusahaan. “Maka Insya Allah dengan komitmen direksi dan pegawai indikator-indikator penilaian PDAM dapat meningkat dan PDAM intan Banjar akan mampu menjadi perusahaan yang mandiri dan sehat,” pungkasnya.

Dukung Kesetaraan Gender

Staf Ahli Walikota Banjarbaru Firdauz Hazairin mengatakan, persoalan kesetaraan gender nampaknya masih banyak terjadi ketimpangan dalam pelaksanaannya baik di tingkat Nasional maupun daerah. “Kondisi ini tentu dapat kita lihat pada berbagai sektor misalnya pada bidang pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan tidak terkecuali di bidang politik,” ungkapnya ketika memberikan sambutan walikota pada Sosialisasi Kesetaraan Gender Dalam Pembangunan, Selasa, (25/9) di Aula Trisakti Banjarbaru, kemarin.

Menurutnya, kesetraan gender sangat penting bagi derajat perempuan dan kedudukan perempuan dalam kehidupan ini. “Agar perempuan sama derajatnya dengan kaum laki-laki. Namun sudah tentu hanya kodrat yang membedakannya. Kalau kita lihat ke belakang ketidakadilan gender merupakan akibat dari budaya patriarkhi yang masih kuat berkembang di masyarakat dan dilanggengkan dalam berbagai kehidupan melalui praktik-praktik nilai-nilai budaya, sosial dan nilai-nilai kehidupan lainnya,” jelasnya.

Hal tersebut, kata Firdauz, telah membawa pembedaan akses, peminggiran, hingga pada kekerasan terhadap perempuan. “Maka dari itu kondisi ketidakadilan gender yang menimbulkan diskriminasi pada perempuan ini harus dirubah dan dihapuskan,” tegasnya.

Di samping itu, ia berpendapat bahwa pemerintah bisa berkomitmen berkomitmen untuk mendorong terealisasinya hak-hak perempuan di semua bidang pembangunan. “Pemerintah kota akan terus respek dan memperjuangkan peningkatan hak-hak perempuan. Tetapi usaha mewujudkan kesetaraan gender tentunya memerlukan waktu dan proses yang panjang. Pemko Banjarbaru telah berupaya melakukan berbagai program dan kegiatan-kegiatan yang mengarah pada kesetaraan dan keadilan gender seperti sosialisasi tentang konsep gender, peningkatan kualitas perlindungan perempuan, serta pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan  ekonomi keluarga semisal penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan lainnya,” bebernya.

Diharapkannya kegiatan tersdebut bisa memberikan akses control serta perlindungan bagi perempuan. “Agar dapat meningkatkan kualitas hidup dan dapat mensejajarkan diri dengan kaum laki-laki dalam kehidupan dan pembangunan,” pungkasnya.

Jaga Cagar Budaya

 Sekdako Banjarbaru Dr Syahriani Syahran menuturkan, cagar budaya begitu mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama dan kebudayaan. “Maka dari itu keberadaannya harus dilestarikan dan dipelihara dari kepunahan ataupun kerusakan,” ujarnya ketika menyampaikan sambutan walikota pada acara Sosialisasi UU No 1 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya, Rabu, (26/9) di Aula Bapelkes Banjarbaru, kemarin.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah siswa sekolah, guru, lurah, dan beberapa perwakilan dari wilayah yang ada situs atau cagar budayanya. Dikatakan Syahriani, keberadaan benda cagar budaya baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak tersebar di tengah masyarakat. “Tentu tidak lepas dari kondisi dan interaksi dengan lingkungannya. Keadaan inilah yang memungkinkan keberadaan benda cagar budaya tersebut menjadi rentan rusak, hancur, dan musnah,” ujarnya.

Mencegah hal tersebut, menurutnya, perlu ada upaya peningkatan pelestarian. “Artinya ada usaha untuk tetap mempertahankan warisan budaya bangsa yang tersebar di wilayah negara indonesia, maupun yang berada di luar negeri. Salah satunya dengan memperluas pemahaman tentang pelestarian. Tidak hanya sebagai upaya perlindungan tetapi meluas menjadi upaya pengembangan dan pemanfaatan,” paparnya.

Tersebabnt itulah, kata Sekda, mendorong dilakukannya penyusunan undang-undang yang tidak sekedar mengatur pelestarian benda cagar budaya. “Tetapi juga berbagai aspek lain secara keseluruhan berhubungan dengan peninggalan budaya masa lalu, seperti bangunan dan struktur, situs dan kawasan, serta lanskap budaya pada regulasi sebelumnya tidak secara jelas dimunculkan,” tambahnya.

Bagi masyarkat Banjarbaru ia mengharapkan dapat memperluas wawasan tentang caga budaya dan mampu berperan aktif dalam menjaganya. “Terlebih kota Banjarbaru juga memiliki cagar budaya yang wajib dipelihara dan dijaga serta memberikan corak kemajuan khas bagi Banjarbaru sekaligus serta meningkatkan apresiasi seni dan budaya,” pungkasnya.