220 Prajurit Diambil Sumpah

Rindam VI Mulawarman menggelar Upacara Penutupan Dikamata TNI AD Gelombang I Tahap I Tahun Angkatan 2012, Sabtu, (15/9), di Lapangan Secata dan Dodiklatpur Sekolah Calon Tamtama Depo Pendidikan Latihan Pertempuran Rindam VI Mulawarman, Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, kemarin pagi.

Pengangkatan dan pengambilan sumpah kepada 220 prajurit yang telah dinobatkan sebagai TNI AD tersebut dilakukan langsung oleh Pangdam VI/mulawarman mayor Jendral Ir Drs Subekti MSc MPA. Upacara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah petinggi badan pertahanan di beberapa bidang. Di antaranya, Danrindam VI/Mulawarman kolonel inf Oerip Soekotjo, Danlandud Syamsuddin Noor Banjarmasin Letkol Pnb M Mukshon, Danlanal Letkol laut (P) Antonius Widyoutomo, Kapolresta Banjarbaru AKBP Budi Santoso, dan lain lain.

Pangdam VI/mulawarman mayor Jendral Ir Drs Subekti dalam sambutannya menuturkan, keberhasilan yang telah dicapai para prajurit hingga sampai pendidikan ini menjadi kebanggaan bagi masyrakat Indonesia. “Dan upacara ini diharapkan bias lebih memotivasi untuk terus berprestasi, khususnya di Kodam VI/Mulawarman,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan yang telah selesai dilaksanakan tersebut meruapakan pendidikan pertama. “Sebgaimana sapta marga dan sumpah prajurit. Prjurit harus memiliki dan mampu menguasai dasar militer. Namun perlu disasdari bahwa ilmu tersebut nmasih merupakan dasar. Maka hendaknya, perlu ditingkatkan dengan tekun dan penuh damai,” ingatnya.

Di sisi lain, kepaa penulis hirangputihhabang.wordpress.com Pangdam menjelaskan, setelah pendidikan tersebut para prajurti diharuskan kembali menempuh pendidikan militer tahap kedua sesuai dengan kecabangan masing-masing. “Dengan rasa penuh tanggung jawab bela negaram dispilin dan semangat. Dan saya perlu berterima kasih kepada orang tua para prajurit yang telah memberikan kepercayaannya. Penentuan keberhasilan tugas di lapangan tergantung mereka. Maka dari itu, inilah kesempatan mereka yang harus tetap kita bina untuk kepentingan Negara,” pungaksnya.

Usai upacara juga digelar demontrasi perang, bongkar pasang senjata dalam waktu singkat dengan mata tertutup, dan keahlian beladiri. Pertunjukan itu sebagai bukti aplikasi ilmu yang telah didapat mereka para prajurit selama mengikuti pendidikan militer di Rindam VI/Mulawarman.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s