Lagi, Supir Truk Demo, Terkait Para Pelangsir BBM Bersubsidi

Untuk kesekian kalinya, ratusan supir truk angkutan menyampaikan aspirasi mereka berdemo di depan Gedung DPRD Kota Banjarbaru. Aksi tersebut merupkan aksi lanjutan yang mereka lakukan sebelumnya ketika menyampaikan aspirasi ke pihak Polresta Banjarbaru dan bBanjar.

Mereka memblokade jalan dengan truk-truk yang layaknya parkir di sepanjang jalan A yani dari Km 34 sampai dengan km 35 atau dari Simpang Empat Kota sampai dengan tugu Adipura seberang Taman Idaman Kota Banjarbaru.

Sekumpulan unit truk juga berkumpul di Lapangan Murjani sehingga menjadi pemandangan unik yang tidak akan bisa kita lihat setiap hari. Selain menyuarakan kekesalan terhadap para pelangsir, sejumlah supir ini juga membawa spanduk yang bertuliskan ‘Kembalikan BBM Bersubsidi Kami, Penibun BBM Subsidi = Perampok, Wakil Rakyat Jangan Tidur,’ serta beberapa tulisan lain yang mewakili suara mereka.

Untunglah tak berapa lama, kedatangan mereka disambut oleh pihak dewan dan dipersilakan masuk untuk menyampaikan aspiras.

Ketua Forum Peduli Sopir Angkutan (FPSA) Suryadi Dharma berpendapat, mereka para pelansir sudah terlewat batas dan menyalahgunakan BBM. “Tapi sudah tahu negitu mengapa oknum kepolisian diam saja. Tidak ada bertindak. Hanya membiarkan,” ujarnya ditengah forum, Selasa, (9/10) kemarin pagi.

Menurutnya, jika polisi beritndak kesempatan untuk mereka mendapatkan BBM sewajarnya akan mudah saja dan tidak kesulitan seperti sekarang. “Saya berharap supaya aparat lebih keras lagi mengambil sikap. Sebenarnya kami mampu kalau menghakimi sendiri. Tetapi maksud kedatangan kami ke dewan ini menghindari tindak-tindak yang anarkis,” tegasnya.

Ia mengaku sudah mendatangi dua Kapolres bersama rekannya yang lain menuntut janji yang seharusnya telah dibuktikan. “Kita ingin Pemerintah Kota, atau Dewan bisa mengambil tindakan atau memberi sanksinya bagi para pelangsir. Kami punya buktidan datanya ada,” bebernya.

Surianto salah seoranng supir menyampaikan, seharusnya pangkalan SPBU yang melayani para pelangsir ditutup. “SPBU yang menerima subsidi tetapi nyatanya untuk untuk langsiran harus dihukum dan tindak oknum yang terlibat. Harusnya ada pengadilan. Buat apa 4 gubernur minta BBM ke Jakarta kalau ujung-ujungnya disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu,” paparnya.

Sampai saat ini, katanya, mereka masih percaya pihak kepolisian masih bisa menindak oknum yang terlibat di lapangan. “Kami percaya aparat kepolisian pasti bisa mengatasinya. Dan kami memohon kepada petugas kalau maun menindak itu Jangan pandang bulu. Apapun pangkatnya agar bisa ditindak tegas. Jangan hanya menindak pangkalannya. Tapi juga aparat yang terlibat didalamnya!” pintanya.

Menangkap pernyataan itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru bersama anggota dewan yang juga menghadiri pertemuan itu berpendapat, keinginan sebagaimana yang mereka harapkan sudah berulang kali dirapatkan. “Sudah 3 kali kita anggota dewan mengundang pihak pengelola SPBU dan pihak Pertamina. Bahkan kita sudah kordinasi dengan pihak kepolisian. Tetapi sampai saat ini belum ada langkah-langkah yang maju. Saya buat pernyataan, bahwa 7 SPBU di Banjarbaru ini jika tidak menyelwengkan BBM bersusidi maka sodara-sodara disini bisa mandi dengan solar itu,” ungkapnya yang disambut gemuruh para pendemo.

Menurut Arie, sudah ke sekian kalinya pihak dewan membahas dan mengingikan tidakan tegas tersebut dari Kepolisian sendiri. “Dalam 2 atau 3 hari ke depan, DPRD Kota Banjarbaru akan mengirim surat ke HISWANAMIGAS merekomendasikan agar SPBU yang melayanin pelangsiran untuk ditutup,” tegasnya sorak gemarai.

Jikalau mereka anggota HISWANAMIGAS, tambah Arie, tidak tidk bisa menertibkan pembeli BBM Bersubsidi atai menghapus para pelangsir, maka DPRD merekomendasikan untuk ditutup. “Nah,jika surat itu nanti terjawab dan mereka minta bukti, apa kalian bisa membuktikan? Kami hanya mita satu jangan sampai kami DPRD berjuang sendirian,” ucapnya seraya disanggupi pihak supir.

Sita Barang Bukti

Merasa tertantang dengan tanggapa Dewan, sejumlah supir yang telah bubar malah melakukan sweeping ke SPBU yang justru malah ada para pelangsir bercokol disana. Seperti yang terjadi di SPBU Simpang Empat Kota Banjarbaru. Mereka mengancam akan membalikkan truk mereka kalau masih saja bertahan di SPBU tersebut. “Kita sudah antri dari pagi sampai sore tapi solarnya sudah habis disedot dan ditimbun pelangsir ini,” ujar seorang supir berambut gondrong sambiol menarik supir yang diduga truk pelangsir.

Suasana berubah menjadi panas dan bergejolak emosi. Sejumlah supir angkutan mengaku selama ini pihaknya dipermainkan oleh SPBU dan oknum kepolisian. “Beberapa SPBU antriannya memang diatur dan ada kupon antriannya. Tetapi realitas di lapangan, Para pelangsir selalu didahulukan tanpa perduli dengan nomor antrian. Aparat polisi yang berjaga di SPBU hanya membiarkan. Neda lagi kalau kita menyerobot, polisi-polisi yang bertugas menjaga ketertiban itu malah menegur dengan keras. Ketika ditanya, mereka cuek saja,” ungkap Mahmud kepada penulis hirangputihahabang.wordpress.com.

Beberapa sopir tampak memabagi kelompok mereka dan mensweeping di wilayah-wilayah SPBU. Dalam upaya pencarian itu juga sempat terjadi baku hantam antara pendemo dengan seorang pelangsir solar di SPBU Simpang Empat, Banjarbaru. Tetapi tak lama aksi anarkis itu berhasil dilerai oleh kepolisian yang berjaga.

Hingga sore hari, para pendemo membawa sejumlah barang bukti ke depan gedung DPRD Kota Banjarbaru berupa 3 unit truk dengan tangki yang bermodif, 1 berjenis kijang dan 1 unit mobil jenis taf yang mana banyak terdapat tangki modif di dalamnya diduga untuk menimbun BBM berubsidi tersebut. “Kami sengaja  meletakkannya di sini sebagai pembuktian kepada Ketua DPRD atas keberadaan pelangsir solar. Kami tidak akan menyerahkannya kepada aparat kepolisian karena hanya akan berakhir sia-sia. Mobilpelansir itu bisa balik lagi ke pemiliknya,” tambah seorang pendemo yang namanya tak mau dikorankan.

Dari semua barbuk terdapat pula beberapa jerigen berisi solar, beberapa buah tangki modifikasi dari truk tronton serta drum buatan yang bisa menampung ratusan liter solar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s