Tunda Hujan Buatan Lantaran Sudah Hujan

Satu Unit Pesawat jenis Casa 212-200 versi rain maker yang disiapkan untuk membawa 1 ton garam NaCl guna menyemai awan agar turun hujan telah mendarat di Bandara Syamsudin Noor, Sabtu, (13/10) kemarin sore sekitar pukul 16.30 Wita. Awalnya pesawat tersebut singgah terlebih dahulu di Pangkal Pinang 15.30 Wita kemudian bertolak ke Banjarmasin dengan membawa sisa garam dari penyemaian awan di Medan 500 Kg. Rencananya ketika sampai tim teknis langsung mempersiapkan penyemaian untuk segera take off. Namun pelaksanaan TMC terpaksa ditunda kembali lantaran hujan telah turun begitu lebat sesaat setelah pesawat mendarat.

Koordinator Lapangan Operasi TMC Banjarmasin Sutrisno kepada hirangputihabang.wordpress.com menuturkan, kondisi awan yang terjadi seperti sore kemarin sudah tak perlu lagi dipaksakan. “Ini karena sebagian efek dari sisa garam 500 Kg yang dibawa dari Medan kita tembakkan di beberapa awan yang berpotens untuk menurunkan hujan di wilayah Banjarmasin saat pesawat menuju ke Banjarmasin,” katanya.

Menurutnya, hujan alam dan hujan buatan tidak ada bedanya. Sama-sama ada petir dan anginnya. Antisipasi. Sekita daerah barat juga sudah hujan. Pangkalan bun. Ditunda. Apalagi sudah ada cb dan hujan. Besok start tergantung dari bpptp tergantung bptb. Kalau ada awan kita tembak lagi. Sutrisno menambahkan, untuk jadwal pelaksanaan TMC selanjutkan masih akan diatur kembali. “Yang jelas pelaksanaan masih tergantung dengan kondisi cuaca. Kalau hanya sekali tentu dikhawatirkan hotspot muncul lagi. Kita mengharapkan akan terus melakukan dalam jenjang waktu 15 hari ke depan dan setelah itu akan turun hujan terus menerus. Jadi, TMC kita sifatnya memancing agar hujan akhirnya terbiasa turun membasahi wilayah di Banjarmasin,” harapnya.

Pilot dari pesawat Casa 212-200 Ribut Suryanto didampingi Co Pilot Sofwan mengatakan, ia sengaja mengkondisikan penyemaian di beberapa awan wilayah Banjarmasin karena masih ada sisa 500 Kg garam bawaan dari Medan. “Kebetulan kita memang melihat awan-awan yang berpotensi untuk melakukan pengembangan dan menurunkan hujan. Jadi kita lakukan,” sebutnya.

Kedatangan yang disambut sejumlah wartawan, petugas BPBD dan UPT Hujan Buatan BPPT itu juga disambut oleh Danlanud Syamsudin Noor Letkol Pnb M Mukhson. Kendari demikian mereka menghabiskan waktu untuk sama-sama mengobrol Pos pemantapan Tim Modifikasi Cuaca VIP samping Bandara Syamsudin Noor sembari berteduh.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s