Hotspot Kalsel Nol

Pasca dilaksanakannya hujan bhuatan sejak Minggu kemarin, Kalimantan Selatan dan sekitarnya khususnya wilayah Banjarbaru sendiri telah dibasahi sejak pagi hingga sore hari. Koordinator Lapangan Tim Modifikasi Cuacau (TMC) Banjarmasin Sutrisno menuturkan, hingga Rabu kemarin, total sudah ada 8 sorti penerbangan dengan menghabiskan bahan semai sebanyak 8 ton. “Delapan ton itu sudah ditebarkan pada awan-awan yang berpotensial di di wilayah Kalsel dan Kalteng,” ujarnya kepada wartawan hirangputihhabang.wordpress.com, Kamis, (17/10) kemarin.

Menurutnya, Hhmpir setiap hari pasca penyemaian itu terjadi hujan pada sore dan malam hari. “Menurut NOAA-18, hotspot pada hari ini, (kemarin, red) di Kalsel nol atau tidak ada hotspot sama sekali. Visibility pada pagi hari sudah diatas 3 Km dan siang hari di atas 5 Km. Sehingga tidak ada kendala take off landing pesawat di bandara Syamsudin Noor,” jelasnya.

Sebelunmnya ia menerangkan, tim dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi akan kembali menaburkan dua ton garam ke udara, dalam kegiatan penyemaian benih hujan buatan di Kalimantan Selatan. “Penerbangan diarahkan ke barat daerah perbatasan dengan Kalimantan Tengah dan satu lagi ke arah tenggara,” terangnya.

Ia juga menyampaikan sebagaimana keterangan yang didapat BMKG Banjarbaru, sebagian besar wilayah Kalsel mulai memasuki musim hujan pada dekade ketiga bulan Oktober atau setelah tanggal 20 oktober. “Jadi sangat diharapkan setelah tanggal 20 oktober hujan alam sudah banyak dan mengakibatkan tanah lembab agar tidak lagi ada titik-titik hotspot yang baru bermunculan,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s