Pembebasan Lahan Sudah 68 Hektare

Terkait Pembebasan Lahan Bandara

Ketua Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Bandara Syamsudin Noor Dr Syahriani Syahran mengaku telah bekerja keras untuk menyelesaika verivikasi dan pembayaran November ini. “Kami telah berkerja keras dan pertengahan November kita harapkan selesai verifikasi Kemungkinan akhir November selesai pembayara,” ujarnya kepada hirangputihabang.wordpress.com, Rabu, (31/10) kemarin.

Dikatakannya, mulai tanggal 9 Oktober pihak panitia terus melayani dan melakukan verivikasi setiap hari. “Kecuali Sabtu dan Minggu. Kepada masyarkat pun telah kita imbau paling lambat menyerahkan berkas untuk diverifikasi pertengahan November sekitar tanggal 16 an,” ingatnya.

Maka setelah tanggal itu diperkirakan di akhir November mendatang, kata Syahriani, seonggok berkas yang selesai disearahkan ke Angkasa Pura. “Sembari kita sampaikan ini yang sudah, ini yang belum. Hingga saat ini perkembangannya sudah sampai 68 hektare termasuk fasum, perumahan, lahan, dan lain-lain. Verifikasi selalu jalan terus karena kita juga buka pelayanan di Kantor Kecamatan Landasan Ulin biar jarak lebih dekat dari lokasi. Nah kalau pembayaran barulah ke Aula Gawi Sabarataan Pemko Banjarbaru,” jelasnya.

Sekadar diketahui, totol yang harus dibebaskan sebanyak 102 hektare luasan tanah yang sudah dibebaskan dan sebagian masih dalam tahap verifikasi itu terdiri dari tanah fasilitas umum yang berhasil didata Dinas Pekerjaan Umum Banjarbaru seluas 6,3 hektare, dan tanah milik Pemprov Kalsel seluas 16 hektare. Selain itu, tanah lapangan tembak milik TNI AURI seluas 2,2 hektare, dan tanah milik masyarakat baik yang sudah dibayar maupuun masih diverifikasi seluas 33,57 hektare.

General Manager PT Angkasa Pura I selaku otoritas Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Gerrit Mailenzun menuturkan ada dana untuk pembayaran berjumlah Rp290 miliar pembebasan tanah yang disiapkan. “Dengan rincian untuk pembelian tanah yang dibebaskan seluas 102 hektare sebesar Rp255 miliar, bangunan seluas 409 buah sebesar Rp67 miliar dan tanam tumbuh sebesar Rp1 miliar. Jika alokasi dana tersebut kurang maka kami minta tambahan ke Kementerian BUMN dan Direksi PT Angkasa Pura. Dana sudah disiapkan dan dicairkan sesuai jumlah luasan tanah yang dibebaskan,” pungkasnya. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s