Dibandingkan 2011, PAD Banjarbaru Naik

Hingga triwulan ketiga September lalu, Pemerintah Kota Banjarbaru telah merealisasikan penerimaan Pendapatan Asli Daerah sampai 88,23 persen. Hal itu disampaikan kepala BPPKAD Drs Thalmi Hasani kepada wartawan. Menurutnya, Target PAD sebesar Rp41,4 miliar dan hingga September sudah terealisasi Rp36,5 miliar atau 88,23 persen menjadi acuan untuk terus meningkatkan. “Target PAD itu ditetapkan sebelum perubahan anggaran dan jumlahnya meningkat menjadi Rp45 miliar setelah dilakukannya perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2012,” katanya beberapa waktu lalu.

Meski demikian, katanya, penerimaan yang belum dicapai sebesar Rp4,8 miliar masih punya waktu tersisa tiga bulan lagi agar mencapat target hingga akhir 2012 mendatang. “Kami optimistis target pendapatan asli daerah tercapai hingga akhir tahun, apalagi tahun 2011 realisasi penerimaan berhasil melampaui target yang ditetapkan sebelumnya,” katanya.

Sekadar diketahui, Thalmi menuturkan bahwa elemen paling besar dalam menyumbang penerimaan PAD adalah pajak daerah dengan target sebesar Rp17,7 miliar dan berhasil merealisasikan penerimaan sebesar Rp17,4 miliar atau 98,75 persen. Empat elemen dalam pajak daerah itu yakni pajak restoran, pajak parkir, pajak mineral bukan logam dan batuan lainnya serta pajak BPHTB sudah berhasil merealisasikan penerimaan diatas 100 persen. “Meski sebagian telah melampaui target, kita terus upayakan agar pajak yang dipungut bisa maksimal hingga akhir tahun,”  harapnya.

Di sisi lain, elemen PAD dari hasil retribusi daerah meliputi retribusi jasa umum, jasa usaha dan perizinan tertentu berhasil merealisasikan penerimaan sebesar Rp6 miliar dari target Rp7,8 miliar atau 76,41 persen. “Elemen retribusi daerah yang berhasil merealisasikan penerimaan lebih dari 100 persen adalah retribusi pelayanan kesehatan, retribusi penggantian biaya KTP, retribusi pelayanan pasar dan retribusi izin gangguan.

Meksipun penerimaan PAD hingga triwulan ketiga belum mencapai target, Thalmi menerangkan secara kumulatif realisasi penerimaan sudah maksimal dan diharapkan bisa mencapai target hingga akhir tahun. “Dua komponen retribusi lain dengan target paling besar yakni retribusi pemakaian kekayaan daerah baru terealisasi 83,59 persen dan retribusi IMB baru 68,31 persen dari target Rp4,1 miliar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: