Waspada Puncak Musim Hujan

O Desember tak hanya menjadi penutup tahun, tetapi juga sebagai pembuka musim hujan. Tak sedikit pula hujan yang turun diselingi angin ribut dan petir. Bahkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarbaru telah menetapkan curah hujan terkhusus di Banjarbaru akan terus meningkat hingga bulan kedua awal tahun.

Kepala BMKG Banjarbaru Ir Purwanto menjelaskan bentuk awan comulunimbus yang aktif. Dalam artian pembentukan awan tersebut terlihat prosesnya dari pagi siang, hingga sore hari. “maka jangan heran kalau belakangan hujan selalu turun di sore hari karena proses tersebut. Kalau memang penguapan air dari siang sangat efektif, hujan bisa saja berlangsung dari malam sampai pagi,” jelasnya kepada wartawan, akhir pekan tadi.

Menurut prediksi dan data prakiraan cuaca, puncak dari musim hujan ini akan berada di Januari hingga Februari 2014 hingga berlanjut el nino yaitu masa pengurangan hujan atau sebagai permulaan dari waktu memasuki musin kemarau. “Tidak menutup kemungkinan akan adanya badai dadakan yang disebabkan oleh Trofical Ciclone (TC). Kemungkinan terjadinya TC bisa mencapai angka 30 persen. Gelombang laut, banjir dan longsor merupakan hal yang patut diwaspadai. Curah hujan untuk bulan desember mencapai 151-200 mm atau 200 juta liter setiap harinya,” ingatnya.

Mengatisipaasi hal tersebut, Kepala dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Ir Hj Puspa Kencana MP mengaku melakukan pengecekan sejumlah pohon besar di pingiran ruas jalan A Yani Banjarbaru dan menebang pohon yang sudah dinilai rapuh. “Karena belakangan memang banyak pohon yang tumbang akibat bencana alam. Maka sangat perlu melakukan pemeriksaan sejumlah pohon besar yang untuk mencegah munculnya korban jiwa dan hal kerugian lainnya,” katanya.

Untuk sementara, pihaknya melakukan pendataan terhadap pohon yang sudah sudah tua dan rapuh dan melakukan pengkajian lebih mendalam terkait jenis pohon yang kuat terhadap terpaan angin gua ditanam dipinggir jalan raya. “Rencananya akan menanam pohon pengganti sebelum pohon yang ada mengalami kerapuhan,” pungkasnya. 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: