Khawatirkan Pemko Kecolongan

OLYMPUS DIGITAL CAMERATrikora Sebagai Fokus Perkembangan Banjarbaru

Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan mengatakan, perkembangan pembangunan jalan dan infrastruktur Kota Banjarbaru akan fokus di wilayah selatan. “Karena memang dulunya daerah tersebut merupakan wilayah mati dan sunyi dari kehidupan. Nah, lewan berbagai infrastruktur dan tertuama akses jalan yang lebar kita coba untuk hidupkan itu kembali,” ujarnya kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com di ruangan kerja perkantoran provinsi di Banjarbaru, belum lama tadi.

Menurutnya, adanya perwali yang membahas tentang perluasan wilayah khususnya pemukiman hendaknya diperdakan. “Persoalan perluasan wilayah itu hendaknya diperdakan saja. Sebelumnya emmang perwali. Kota Banjarbaru sebagai kota pemukiman bagusnya diatur sedemikian rupa untuk perluasan lahan agar mendapatkan yang layak dan teratur. Tentu kita tidak ingin Banjarbaru menjadi hutan beton yung kumuh. Pemerintah daerah berkewajiban menciptakan suatu lingkungan dengan membaut regulasi-regulasi tersebut,” ingat mantan Walikota Banjarbaru ini.

Di samping itu, ia juga mengatakan kunci dari sebuah pembangunan kota adalah akses menuju Kota Tersebut. “Seperti yang kita tahu, Kota Banjarbaru berada di tengah-tengah, maka sangat strategis dari berbagai upaya pembangunan ekonomi, infrastruktur, serta perkembangan lainnya. Pertanyaan sekarang apakah kita ada mendengar protes dari masyarakat soal peraturan. Jika pembangunan sesuaikan dengan tata ruang maka kuncinya bukan masalah dimana mereka. Tetapi aksesnya. Begitu ada akses segala macam akan terbuka dan berebut untuk andil di Banjarbaru,” paparnya.

Di sisi lain, Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noortelah menyambut usulan DPRD Kota Banjarbaru yang akan memperketat perijinan pembangunan kawasan perumahan di Banjarbaru. Menurutnya strategi dan kebijakan penataan ruang sebagai implikasi penerapan Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang merupakan kunci penting keberhasilan menuju “Kota Ekologis”. “Sejumlah wilayah Kecamatan khususnya Banjarbaru Utara sudah kekurangan lahan untuk perumahahan. Tentu dampak ini akan melebar ke wilayah tetangga. Maka dari itu pengaturan RTRW di wilayah Kota Banjarbaru berguna menyeimbangkan serta mengharmonisasi pengelolaan lingkungan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: