Baru 1 Jam Ditata, PKL Murjani Merajuk

 Masa uji coba penataan wisata kuliner Lapangan Murjani yang dimulai sore kemarin tampaknya tak membuahkan hasil. Betapa tidak, kondisi yang awalnya adem ayem tiba-tiba berubah. Sejumlah pedagang tiba-tiba serentak langsung angkat kaki menutup dagangan mereka.

Menurut informasi di lapangan, para pedagang mengaku sudah mengalami kerugian waktu selama satu jam yang mana di hari biasa sudah banyak para pelanggan yang mulai bertransaksi. “Saya lebih baik tutup saja mas, lagian semua juga sepakat untuk menutup daganngan. Padahal waktu sore begini kondisi yang ramai pembeli. Ini malah sepi,” ujar Murhan, salah seorang pedagang kuliner kepada MK, Selasa, (26/2), kemarin.

Sedangkan dari sisi pengunjung yang sempat duduk di lokasi ia berdagang mengaku mendukung saja dengan penataan itu tersebab ia beralasan udara jadi lebih steril karena tidak banyak kendaraan bermotor yang berlalu-lalang. “Memang kalau jalan kaki jadi agak jauh. Tapi kalau sudah terbiasa pasti bukan masalah,” kata Erni yang terpaksa juga pergi karena semua pedagang sepakat untuk tutup.

Menyikapi periswtiwa itu, Kepala Dinas Perindutrian, Perdagangan, Pertambangan, dan Energi Drs H Suriansyah yang ditemui wartawan MK di lokasi saat peninjauan tampaknya tak bisa berkata banyak. Menurutnya, pihak pemnerintah padahal berniat baik bukan untuk menurunkan penghasilan mereka sebagaimana yang dititahkan Walikota kepadanya. “Ya karena memang konsepnya sudah begitu kita akan konsisten menjaga ini,” jawabnya singkat.

Lalu apakah setelah ada aksi angkat kaki dari para pedagang ini pihak pemerintah akan menggagakan konsep tersebut? Dengan tegas ia meyakinkan akan terus melakukan penataan itu. Kejadian itu akan dilakukan evaluasi setelah satu minggu pelaksanaan.

“Sosialisasi sudah kita lakukan sepekan dari 18 Februari sampai 25 Februari kemarin dan mereka setuju. Permintaan pedagang agar parkir diluar juga kita setujui. Padahal konsep dari kita parkir kendaraan malah di tengah Lapangan Murjani. Dan uji coba pelaksanaan ini harus terus kita laksanakan dari tanggal 26 Februari 2013 sampai 12 Maret  2013 mendatang. Kalau uji cobanya baru satu hari jadinya begini mau bagaimana lagi,” keluhnya.

Jika memang nantinya dalam satu minggu dan dievaluasi mereka tidak terima maka kemungkinan akan kembali ke konsep awal. Namun hal tersebut tidak semudah yang dibayangkan. “Yang jelas kita terus lanjutkan ujicoba, jalan dulu satu minggu baru. Kalau perlu juga kita lakukan pengumuman siaran di radio dan spanduk-spanduk. Kemungkinan ini hanya faktor kurang terbiasa. Dan lagi pengunjung lebih mahir parkir langsung duduk, bukan parkir kemudian jalan kaki,” ungkapnya.

Di sisi lain di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru Antoni Arpan mengakui pihaknya telah melaksanakan penutupan jalan sesuai dengan kesepakatan. “Pentupan tentu terus lakukan setidaknya seminggu ke depan dari pukul 5 sore sampai pkul 10 malam. Memang dari Dishub sendiri masih banyak keterbatasan sarana prasarannya. Dari uji coba ini nanti kita mengkaji dimana celah-celah kekurangannya untuk dibenahi di kemudian hari. Semisal kendaraan yang punya warung jangan sampai berdampingan dengan warung tersebut. Dan juga kebiasaan pengendara yang berlalu-lalang tentunya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: