Prihatin Kondisi Bangsa, Pemerintah Pahamkan Pancasila

Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Sekdako Banjarbaru Dr Syahriani Syahran menuturkan, pemahaman tentang elemen-elemen dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika harus kembali dipahami dan ditingkatkan kepahamannya.

“Seban dewasa ini, karakter bangsa memang sedang mengalami degradasi seperti maraknya korupsi, konflik, narkoba, tawuran, dan sebagainya. Demokratisasi yang tengah dilaksanakan di negeru ini belum mencapai tujuan dan sasaran sebagaimana seharusnya. Bahkan bahkan telah dicemari oleh berbagai tindakan kekerasan baik dalam bentuk konflik antar warga maupun bentuk-bentuk lainnya,” ungkapnya pada sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang juga dihadiri narasumber dari Unlam yaitu Ir H Adhriani SH MH, Kemarin.

Menurutnya, penilaiannya terhadap bangsa Indonesia saat ini begitu memprihatinkan. Sebab kondisi sebagian birokrasi kini tak lagi berlandaskan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa indonesia yang seharusnya menjadi asas dan rambu-rambu dalam menyelesaikan segala masalah bangsa.

“Sebagai ideologi dan falsafah negara, Pancasila harus diimplementasikan dalam pemerintahan dan kehidupan masyarakat undang-undang dasar 1945 yang telah di amandemen sampai empat kali. Juga tidak perlu diperdebatkan karena ia mampu menyelesaikan persoalan politik dan ke negaraan sesuai dengan kebutuhan yang merupakan syarat mutlak bagi pembangunan bangsa dalam rangka mengisi kemerdekaan,” paparnya.

Dalam forum itu pula, Ir H Adhriani mengingatkan, perlu rasanya UUD 1945 dilestarikan karena memuat aturan-aturan pokok tentang penyelenggaraan negara dan pemerintah serta berisikan dasar falsafah negara dan pandangan hidup bangsa yang telah berakar dan tumbuh berabad- abad lamanya teruji melalui  perjuangan panjang dan pengorbanan.

 

“Kemantapan UUD 1945 telah menjadikan kebutuhan bagi seluruh bangsa Indonesia pada umumnya dan bagi generasi muda khususnya untuk mempertahankan dan mengamankan. NKRI juga menjadi komitmen bangsa Indonesia yang tidak bisa ditawar lagi, semangat kebangsaan yang telah ditanamkan sejak pergerakan Budi Utomo. Dan Bhineka Tunggal Ika bukanlah gagasan yang tidak bermakna,” ingatnya.

Ia mengharapkan kepada masyarakat khususnya Kota Banjarbaru paham akan pentingnya memajukan politik yang telah dialami indonesia sekaligus memberikan harapan kepada masyarakat mengenai masa depan Indonesia yang lebih baik. “Lebih akomodatif terhadap kepentingan masyarakat umum. Kita harus mampu membangkitkan kembali semangat kesatuan dan persatuan. Indonesia sebagai negara besar yang kuat terdiri dari keberagaman agama, suku, ras dan etnis tentu mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar Indonesia menjadi negara yang lebih besar dan sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: