161 Prajurit Siap Kirim

ananda_aksi bongkar pasang senjata dengan mata tertutup dalam waktu singkat oleh prajurit rindam VI Mulawarman Banjarbaru pada penutupan DikmabaSebanyak 161 prajurit Rindam VI/Mulawarman telah usai melaksanakan pendidikan Dikamaba TNI AD Tahap I TA 2013. Kegiatan itu secara resmi ditutup oleh Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jendral TNI Dicky W Usman, Sabtu, (23/3), di lapangan Kejujuran Rundam VI/Mulawarman Banjarbaru, kemarin. “Untuk kesiapan para prajurit saya yakin semua sudah mumpuni dan siap untuk menjaga stabilitas keamanan NKRI,” ujarnya ketika diwawancarai hirangputihhabang.wordpress.com.

Dalam penutupan itu turut berhadir sejumlah WPU Harian Umum Media Kalimantan Fathurraman yang juga ketua PWI Kalsel. Usai upacara sejumlah tamu dan undangan dipertontonkan berbagai atraksi dan simulasi pertempuran, halang rintang, kecepatan bongkar pasang senjata, dan juga aksi bela diri.

Usai mempertontonkan keahlian prajurit dalam berbagai situasi, dilanjutkan dengan arahan oleh Pangdam.

Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jendral TNI Dicky W Usman SIP Msi mengatakan, para prajurit yang sudah dilantik diharuskan mengikuti pendidikan lanjutan tahap kedua di kecabangan masing-masing dalam kurun waktu kurang lebih 4 bulan.

“Tentu nantinya akan menguras energi mental dan fisik yang besar. Dan para prajurit ini nantinya akan ditempatkan di berbagai satuan di seluruh Indonesia,” katanya.

Dikatakannya, dewasan ini banyak sekali prajurit kita yang salah Kaprah. Banyak yang masuk karena ingin gagah-gagahan atau balas dendam. “Sehingga manakala ia ditugaskan di satu tempat ia tidak siap,” ungkapnya.

Pangdam mengingatkan, pengalaman tentu tidak bisa dilupakan. Maka dari itu pengalaman perlu dicari untuk mengaplikasikannya berbagai ilmu yang di relita lapangan. “Berbagai penugasan wajib dilaksanakan. Maka dari itu semuanya teori kemiliteran tak hanya diketahui tetap kuasai. Banyak mendengar dan banyak komunikasi. Kunci seorang komandan regu itu patuh dan taat kepada atasan. Sekarang sudah menjadi prajurit sersan II dengan 0 pengalaman. Nah pengalaman ini harus dicari dengan banyak mendengar dan berkomunikasi,” ingatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: