Polisi Rahmat Dicurigai

Ketidakadilan dalam pengisian BBM terutama jenis soalar kembali dipersoalkan. Kali ini, Erwan, seorang pengelola truk mengeluhkan lantaran anak buahnya kembali bertemu dengan oknum polisi yang sebelumnya sudah dipindah ke Polsek Aluh-Aluh yakni Polisi Rahmat. “Setahu saya dia sudah tidak lagi patroli atau bertugas di Polsek Banjarbaru Kota, tapi kenapa masih saja ada tampak di SPBU Trikora,” katanya geram kepada wartawan.

Salah  seorang supir truk warga Cempaka mengaku polisi Rahmat tersebut memang tidak berseragam tapi ia mengenalinya ikut menuangkan selang BBM ke mobil dengan harga di atas 300 ribu di SPBU No 64 707 05 Jl Trikora Kota Banjarbaru. “Kita membeli di atas harga normal. Kalau yang seharusnya Rp.4.500,-, mereka pihak SPBU malah menjual dengan harga Rp.5.000 sampai Rp.5.500 rupiah perliter. Anehnya ketika sampai giliran kita dikatakannya kuota minyaknya sudah  habis,” katanya, Rabu, (10/4), kemarin.

Dikonfirmasi perihal itu, Kapolresta Kota Banjarbaru AKBP Budi Santoso menanggapi dengan santai. Dikatakannya, keterangan tersebut tidak salah namun tidak pula dibenarkan. “Ya mungkin saja saat pengamanan Sabhara. Memang polisi Rahmat tidak adalagi punya kewenangan disitu. Tugasnya memang benar di wilayah Polsek Aluh-aluh. Kalau terlihat di wilayah Banjarbaru ya maklum, kediamannya warga Banjarbaru, keluarganya juga banyak disini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: