Wapres Pergi, Tinggal Fasum Diperbaiki

Suksesnya penyelenggaraan puncak Hari Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-10 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-41, Kamis (30/5) meninggalkan beberapa kerusakan yang direkayasa. Termasuk beberapa fasum yang sengaja dibongkar untuk jalur keluar sang Wakil Presiden Boediono. Rusak dan hancurnya beberapa fasilitas umum milik Pemko Banjarbaru seperti Lapangan rumput yang dijadikan tempat pameran dan gelar dagang, median jalan A Yani samping tugu Adipura, dan yang lainnya.

???????????????????????????????Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor mengaku telah mengkoordinasikan perihal tersebut dengan Pemprov Kalsel. Dikatanya, kerusakan yang telah dibuat atas alasan demi kelancaran acara tersebut sepenuhnya ditanggung oleh Pemprov Kalsel. “Pemprov yang bertanggung jawab atas kerusakan yang ada karena ini even nasional,” sahutnya saat diwawancarai sejumlah wartawan, Jumat, (31/5), kemarin.

Wakil Walikota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli yang mendampingi walikota menuturkan, ada titik tempat yang dipilih guna gelaran even nasional. Yakni  Kantor Gubernur di Banjarmasin, Jl A Yani Km 18 di Komplek Citra dan Lapangan Murjani yang dipilih

Terpilihnya Lapangan Murjani sebagai salah satu titik penyelenggaraan diakuinya justru menjadi kebanggaan. Sebab dinilai banyak hal positif yang didapatkan. Semisal Bandara Syamsudin Noor walaupun dikatakan di Banjarmasin sebenarnya letaknya di Banjarbaru.

“Dan lagi kita diuntungkan dekat kantor walikota. Maka dari itu Wapres Boediono berkenan mampir dan istirahat di balaikota sekitar 20 menit. Ini jadi kebanggan. Tidak menyangka wapres mau mampir, kan,” jelasnya.

Menurutnya, kedatangan Wapres dampaknya sangat banyak. Orang-orang daerah banyak yang belanja karena asing dengan produk unggulan Kalsel. Terlebih tingkat hunian hotel penuh sampai ada yang tidak dapat kamar hotel.

Masih menurutnyam, dalam jangka waktu sepekan saja rumput lapangan sepakbola Murjani dipastikan akan tumbuh kembali. Lalu bagaimana nasib para pedagang yang disuruh libur? Menurutnya hal tersebut juga tidak terlalu merugikan. “Saya rasa masyarakat harus sama-sama memakluminya. Yam au bagaimana lagi. Secara nasional orang mau datang dan melihat Banjarbaru. Dan Alhamudulillah kegiatannya secara umum sudah berjalan sukses dan lancar,” pungkasnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s