Follow CLICKBORNEO.COM

Tuan-tuan dan puan-puan pengikut serta pembaca blog yang tentu saja saya muliakan. Untuk beberapa waktu ke depan postingan saya akan pindah di situs clickborneo.com.Saya mengimbau kepada anda sekalian untuk terus bersama dan bisa mengikuti perkembangan pemberitaan serta beberapa artikel terkait saya baik itu di bidang fotografi, sastra, maupun seni budaya di situs eksiklopedia clickborneo.com. Terima kasih telah menjadi pembaca setia dan mem-follow hirangputihhabang.com.

 

2014, SDLB Banjarbaru Dipastikan Berdiri

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru Bambang S Ronie secara tegas memastikan tidak ada permasalah serius terkait pendirian Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Kota Banjarbaru setelah beberapa waktu dipermasalahkan di Pemerintahan sampai aksi protes dari para guru-guru yang bersangkutan.

Dalam waktu dekat di tahun ini pula katanya, pembangunan bisa saja dimulai asalkan lahan sudah siap dan dibeli. “Kita pastikan tidak akan masalah setelah nantinya pembelian lahan sekolah khusus anak-anak penyandang disabilitas termaksud. Beberapa hari yang lalu kita dari dewan telah menyarankan kepada pembelian lahan tersebut agar jaraknya tidak jauh dari SLB Banjarbaru,” katanya kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Ia pun mengimbau agar masyarakat bisa bersabar menjelang hari H tersebab banyak tahapan yang harus dilakukan pemerintah untuk pembangunannya sesuai dengan procedural aset.

“Kita dari dewan tentu mendukung penuh inisiatif ini demi kepentingan di Kota Banjarbaru yang mengutamakan visi dan misi di bidang pendidikan. Jadi tak serta merta membangun sekolahan tapi juga harus mempersiapkan orang-orang yang mengisinya baik itu para murid juga dewan guru,” terangnya.

“Sebelumnya pernah tercetuskan bahwa para guru kebanyakan berstatus warga Kabupaten Banjar. Kita memerhatikan dari tekad kuat para orang tua murid agar ini segera terealisasi. Insya Allah jika semua mendukung dan bersabar tahun 2014 mendatang segera terlaksana pendiriannya,” pungkasnya.

Paguyuban Selenggarakan Tiga Peringatan Sekaligus

Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor dan Wakil Walikota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli terlihat menghadiri kegiatan temu kangen Paguyuban Pandhemen Langen Beksan Campursari (papan lesan puri) Kota Banjarbaru. Kegiatan tersebut termasuk gelaran silaturahmi dan perayaan HUT RI dan HUT Paguyuban, Minggu (1/9), di Gedung ABG Jl Mistar Cokrokusumo, kemarin.

Di antara mereka juga ada beberapa pejabat keluarahan, kecamatan, serta pembina pembina Paguyuban Papan Lesan Suri seperti Ir H Rahmat Tahir, Haji Sudarsono, Wibowo, dan Warsito.

Ketua Paguyuban Purwoko Petruk menuturkan, tiga kegiatan pokok dalam acara tersebut yakni HUT ke-10 paguyuban Pandhemen Langen Beksan Campursari (Papan Lesan Puri) Banjarbaru, halal bihalal, dan serta memeriahkan HUT RI ke-68.

“Kami sengaja mengangkat tema momentum papan Lesan Uuri dan Idul Fitri serta semangat proklamasi supaya bisa saling memaafkan. Satu momentum tepat dan masih dalam bulan Syawal. Kita ingin terus bina persaudaraan melalui silaturahmi,” pungkasnya.

Dana Sertifikasi Guru Segera Cair

Kabar gembira bagi para guru yang bersertifikasi di Banjarbaru. Pasalnya dalam waktu dekat ini dana sertifikasi akan segera dicairkan. Hal tersebut terkuak setelah ditimpa banyak keluhan keterlambatan yang terjadi.

Kepala DPPKAD Kota Banjarbaru Drs Thalmie Hasani menuturkan, dana sertifikasi guru yang terlambat selama ini di Kota Banjarbaru akan dibayar setelah perubahan APBD Banjarbaru di akhir bulan Sepetember mendatang.

“Kita memang menerima informasi banyaknya keluhan para guru tentang dana sertifikasi mereka yang selalu kurang dari rata-rata dalam 14 bulan belakangan yang belum dicairkan,” katanya. Meski demikian pencairan danan segera cair usai disetujui oleh dewan pada APBD perubahan.

Ketua DPRD Kota Banjarbaru Drs H Arie Sophian MSi, memaparkan pihaknya bersama pemkot sepakat menyiapkan anggaran yang dibutuhkan untuk membayar kekurangan tunjangan bagi tenaga pendidik tersebut.

“Dananya dialokasikan dalam APBD Perubahan 2013 dan disepakati akan dibayar jika sudah ada persetujuan APBD Perubahan secara keseluruhan,” ujar Arie kepada sejumlah wartawan, Selasa, kemarin.

Dikatakannya, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 8 miliar untuk membayar kekurangan tunjangan sertifikasi bagi 1.270 guru yang tersebar di sekolah-sekolah kota itu. “Sebagaimana yang diketahui kita dari pemerintah dan dewan cukup banyak menerima keluhan dari para guru yang sudah mengantongi sertifikasi karena tidak menerima tunjangan selama satu tahun penuh,” katanya.

Keluhan tersebut seputar tunjangan yang tidak dibayar penuh sejak 2010. Bahkan ada pula yang mengatakan tertinggal satu hingga dua bulan sehingga mengadukan permasalahan tersebut ke DPRD. Keluhan tersebut juga disampaikan kepada Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Pemko Banjarbaru telah menyampaikan perihal tersebit yang segera kita bahasa bersama DPRD mengalokasikan tambahan dana ke Kementerian Keuangan untuk membayar kekurangan tunjangan sertifikasi tersebut,” tambahnya.

Lantas tambahan dana sertifikasi nantinya disetujui Kemenkeu sehingga dana bisa bisa dialokasikan dalam APBD perubahan dan dijadwalkan bulan Oktober sudah bisa dicairkan.

“Ditekankan Arie, tidak dibayarnya dana tunjangan sertifikasi secara penuh itu bukan kesalahan pemkot tetapi karena masalah teknis yang berhubungan dengan Kementerian Keuangan.

Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKKAD) Banjarbaru Thalmi Hasani mengatakan, pihaknya menyiapkan dana untuk membayar sertifikasi guru sebesar Rp56 miliar termasuk kekurangan sejak 2010.

Ditambahkan, kekurangan dana tunjangan sertifikasi terjadi karena dana yang dikucurkan Kemenkeu tidak cukup bagi guru penerima sertifikasi yang jumlahnya bertambah setelah dana tunjangan dicairkan.

“Awalnya jumlah guru penerima sertifikasi diajukan ke Kemenkeu. Namun begitu dananya dicairkan, ternyata ada tambahan guru bersertifikasi yang harus dibayarkan. Oleh karena dana kurang sehingga dana yang sudah tersedia dibayarkan tetapi tidak bisa penuh satu tahun. Maka ada kekurangan satu hingga dua bulan yang tidak dibayar,” pungkasnya.

Onoffsolutindo Gelar Roadshow Workshop Cerpen

Sejumlah peserta yang terdiri dari para siswa SMAN 1 Martapura tampak aktif mengikuti materi yang dipaparkan oleh Sandi Firly dalam Gelaran Roadshow Workshop Penulisan Cerpen oleh Onoff Solutindo Project bertema lingkungan bekerjasama Kawa Banua dengan clickborneo.com dan Harian Radar Banjarmasin, Selasa, (3/9), kemarin.

???????????????????????????????Kepala Sekolah SMAN 1 Martapura H Busra MPdi mengakun sangat meresponsif kegiatan demikian. “Apalagi ini merupakan peluang-peluang untuk mempublikasikan karya-kareya para siswa terlebih yang sudah mempunyai keterampilan dalam hal fiksi,” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Ia mengharapkan workshop tersebut bisa memberikan manfaat dengan perpaduan antara ilmu pengetahuan dengan materi-materi yang disampaikan. “Saya dulunya ingin sekali menjadi cerpenis. Tetapi sayangnya tidak kesampaian. Jadi dendam saya kepada para siswa bagaimanapun caranya harus pandai menulis,” akunya.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan cerpen oleh Harie Insani Putra kemudian dilanjutkan pemaparan penulisan fiksi oleh penulis Novel Sandi Firly. Di dalam pemaparannya disebutkan, setiap orang mempunyai unsur atau alat yuang berbeda-beda dibutuhkan dalam menulis cerpen.

“Namun yang paling penting adalah kosa kata dan ide cerita. Sebab tanpa kedua itu walaupun kita punya alat yang lengkap untuk menulis tetap saja tidak akan membuahkan cerita yang menarik baik itu cerpen ataupun novel,” katanya.

???????????????????????????????Para siswa tampak aktif bertanya dalam ranah penulisan cerita baik itu keharusan adanya konflik, ending, pembuka, badan cerita, ending, metafora,dan sebagainya. “Sebagus apapun ide cerita, tapi tidak disampaikan dengan kosa kata yang baik maka cerita itu tidak akan menarik,” lanjut Sandi.

Gelaran perdana workshop di SMA 1 Martapura tersebut sekaligus membuka kegiatan di 4 kab/Kota yakni, Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Tanah Laut.

???????????????????????????????Officer Project Onoff Solutindo Dian Sisy Arlika menjelaskan, Selanjutnya, Kawa Banua akan menggelar Lomba Cerpen Tingkat Nasional. “Diharapkan workshop ini bisa menopang kemampuan para siswa dan turut serta dalam lombat tersebut,” bebernya.

Di akhir workshop para peserta dibagi beberapa kelompok untuk mengerjakan draft cerita yang nantinya diseleksi pihak Onoff Solutindo untuk mendapatkan beasiswa di Kelas Penulisan Novel yang segera dimulai pada Oktober mendatang. Dan hari Senin, (9/9) event yang sama segera dilaksanakan di MA Hidayatullah, Martapura, Kabupaten Banjar.