Banjarbaru Sahkan 85 Perda

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengesahkan 85 peraturan daerah selama kurun waktu empat setengah tahun menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Iwan Budiman, Jumat, mengatakan perda yang disahkan terdiri atas peraturan daerah baru, perda inisiatif DPRD, dan perda perubahan atas peraturan lama yang disesuaikan.

“Sebanyak 85 perda yang disahkan melalui rapat paripurna DPRD terdiri dari 65 perda baru, dua perda inisiatif dewan dan 18 perda perubahan atas perda sebelumnya yang disesuaikan dengan peraturan terbaru,” ujarnya.

Ia mengatakan pengesahan perda adalah bagian dari fungsi legislasi yang dijalankan anggota dewan bersama wali kota dan jajaran pemkot dalam membahasnya sehingga berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, kata politisi senior Partai Demokrat Banjarbaru itu, setiap rancangan perda selalu diawali kajian akademisi melibatkan cendekiawan perguruan tinggi, tokoh masyarakat serta praktisi sesuai materi perda.

“Kami berupaya maksimal untuk menghindari pembahasan perda yang dampaknya hanya menjadi beban bagi masyarakat terutama yang berkaitan pajak dan retribusi daerah disamping evaluasi dan revisi perda,” ucapnya.

Menurut dia, fungsi anggaran diwujudkan dalam menyusun dan menetapkan APBD bersama seluruh tim anggaran pemkot dengan lebih memaksimalkan anggaran pendapatan dibanding belanja pegawai.

“Hal itu dilakukan bukan semata-mata tuntutan regulasi tetapi refleksi dari tugas dan fungsi dewan sebagai jaring aspirasi rakyat dalam program pembangunan meskipun tidak seluruh aspirasi terakomodir,” kata dia.

Fungsi pengawasan dijalankan dalam bentuk pembahasan terhadap pelaksanaan undang-undang dan keputusan wali kota maupun kebijakannya yang diterapkan dalam peraturan daerah.

“Pengawasan dijalankan sebagai fungsi kontrol melalui rapat kerja dan kunjungan lapangan guna memastikan berbagai kegiatan dan pelaksanaan proyek pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan anggaran,” ujarnya.

Ditambahkan, selama lima bulan masa pengabdian tersisa, pihaknya berharap dukungan seluruh lapisan masyarakat dan aparatur pemerintah sehingga dewan bisa menjalankan tugas dan fungsinya.

“Kami menyadari apa yang sudah dilakukan, belum optimal dibanding aspirasi dan tuntutan masyarakat sehingga perlu dukungan agar setiap tugas dijalankan dengan baik hingga akhir masa jabatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: