Mengintip Dapur Modern Danrindam VI/Mulawarman

ananda_Mengintip Dapur Modern Danrindam VI MulawarmanUpaya-upaya pembenahan terus dilakukan oleh Komandan Rindam VI/Mulawarman Kolonel Infanteri Awal Nur. Kali ini, ia menunjukkan suasana Dapur Modern yang sesuai standar lembaga pendidikan tempur se-Nusantara.

“Meningkatkan kualitas lulusan lembaga pendidikan, salah satunya adalah pembenahan dapur umum tempat menyediakan makan yang memenuhi standar gizi maupun kesehatan bagi peserta didik yang lagi digodok,” ujarnya usai membuka Upacara Pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang I Tahap I TA 2014, Senin, (28/4), Lapangan Kejujuran Rindam VI/Mlw Jl A Yani km 26 Landasan Ulin Banjarbaru Kalsel.

Menurutnya, perbaikan dapur umum ke arah yang lebih modern sudah sesuai dengan standar se-Indonesia, perwujudan memanusiakan standar kepatutan bagi sebagai pelayanan kepada siswa baik itu calon sekolah Bintara, Tamtama, Pendiikan Secaba, Secata, maupun pendidikan non militer.

“Dari dapur modern ini kita menjamin kebersihan, menjaga kualitas makanan hinggalayak untuk disajikan sesuai dengan peraturan yang berlaku di TNI Angkatan Darat,” katanya.

Dalam setiap harinya, ada sekitar 50 kg beras yang dimasak untuk memfasilitasi sekitar 250 sampai 300 orang siswa di Rindam VI/Mulawarman. Untuk keseharian, lauk yang dimasak dan disediakan sesuai dengan jadwal menu.

“Jadi bervariasi sesuai jadwal menu. Mulai dari ayam, ikan, dan sayuran termasuk tahu dan tempe. Siswa dilarang memang dilarang mengkonsumsi jenis makanan yang pedas. Jadi, tidak ada pembuatan sambal di sini,” ujarnya kepada wartawan MK.

Untuk kebutuhan air minum, pihaknya mempunyai galon berukuran besar yang berkapasitas sehari bisa sampai 200 galon yang airnya bersumber dari sumur Rindam VI/Mulawarman.

“Semua fasilitas modern ini kita prioritaskan untuk kebutuhan siswa semuanya. Dapur modern ini dioperasikan 5 sampai 6 orang anggota yang specialis menghandle urusan logistic dan konsumsi,” katanya.

Ia mengharapkan modernisasi dapur dengan sejumlah alat-alat canggih tersebut bisa semakin menuju perlakuan humanisasi. “Kalau dulu memang masih tradisional, kayu bakar dan kompor gas kecil. Sekarang ditingkatkan menjadi modern. Peng-upgrade-an ini menyeluruh se-Nasional. Kita melaksanakan secara bertahap jadi semuanya bakal di upgrade ke lebih modern. Kita mulai dari belakang dulu, dari dapur, terus lanjut ke depan seperti batalyon, Tamtama remaja, satuan tempur juga mulai memakai dapur modern,” ungkapnya.

Dijelaskan, dapur umum bagi suatu lembaga pendidikan militer, kata Danrindam, menjadi sarana yang sangat vital tersebab dalam waktu singkat harus mampu menyediakan makanan yang memenuhi standar asupan gizi seorang prajurit dalam jumlah yang besar. “Maka dari itu, Rindam VI/Mulawarman memprioritaskan dapur umum dalam pembenahan satuan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: