Peluk Cium Sambut Kedatangan Para Siswa SMA GIBS

???????????????????????????????Derai air mata haru bercampur bahagia tergambar dalam mimik wajah mereka. Kerinduan akan Tanah Air, kampung halaman, dan orangtua tercinta sudah membendung lama tak tahan untuk dihempaskan, segera bersandar di pundak orang-orang terkasih. Mereka adalah 95 siswa dan siswi SMA Global Islamic Boarding School (GIBS) semester empat, (kelas 2) didampingi 23 guru pendamping yang telah usai menempuh program study tour ke berbagai Negara. Pihak sekolah menyebutnya dengan istilah Hijrah Program, Minggu, (20/4), kemarin.

???????????????????????????????Penyambutan mereka dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan SMA GIBS Djamari Chaniago, Ketua harian Nila Susanti Sulaiman, Ketua WPU Media Kalimantan yang juga ketua PWI Kalsel M Fathurrahman, Principal SMA GIBS Hadi Suroso, Direktur Sekolah GIBS Sutrisno, dan beberapa petinggi SMA GIBS serta Hasnur Group lainnya.

???????????????????????????????“Hijrah Program kali ini ibadah umrah, edu visit ke Singapura dan Malaysia. Hijrah Program merupakan salah satu pilar pendidikan dari tujuh pilar yang diusung oleh SMA GIBS. Hijrah Program adalah suatu program di mana para siswa kelas XI akan diberangkatkan umrah ke tanah suci dan dilanjutkan dengan program belajar di luar negeri,” jelas Djamari kepada sejumlah wartawan.

Untuk Hijrah Program pertama ini, jelasnya, setelah para siswa melaksanakan ibadah umrah, mereka belajar di Kuala Lumpur Malaysia dan melakukan edu visit ke Singapura. Di Malaysia mereka belajar di International Islamic School (IIS) dan International Islamic University of Malaysia (IIUM). Sedangkan di Singapura mereka mengunjungi salah satu sekolah di Singapura yakni Aljunied Islamic School.

“Selama melakukan program belajar di Kuala Lumpur dan Singapura, para siswa SMA GIBS menampilkan berbagai macam kesenian daerah Kalimantan seperti tari radap rahayu, tari japin kuala, tari japin kembang sekaki, tari tarung mandau, tari tabuh tiwah, tari bawi kuwu, tari tambak bajaj, dan tari garantung tatau atau tari gong, tidak lupa musik tradisional khas Banjar yakni musik panting,” bebernya.

Ia berharap dengan Hijrah Program tersebut para siswa memiliki pengalaman spiritual dan wawasan internasional dan tahu bagaimana bergaul dengan warga dunia.

“Ini upaya membangkitkan jiwa nasionalisme dan membentuk pola berpikir global, ini yang kita harapkan dari para siswa SMA GIBS nantinya,” jelasnya.

Dijelaskan pula, Hijrah Program bertujuan menyiapkan para siswa SMA GIBS melaksnakana dua materi. Yakni yang pertama berkaitan dengan ketaqwaan ibadah dan kedua sebagai aplikasi pergaulan mereka di dunia international.

“Karena semua komunikasi di sana menggunakan bahasa Inggris. Pelaksanaan umrah kurang lebih 10 hari. Kemudia setela melaksanakan umroh langsung ke Malaysia sekitar sekitar dua pekan. Dan sehari kunjungan dengan berbagai sekolah Islam International di Singapura,” tegasnya.

Jadi, disimpulkannya para siswa tinggal di sana, katanya, Selama berada di negara jiran tersebut para siswa wajib berinteraksi dengan lingkungan, bertukar informasi, dan tentu saja melaksanakan beberapa studi yang telah diprogramkan dari pihak sekolah.

“Karena jelas metode kurikulum ada yang berbeda dan ada yang sama. Sejumlah kultur festival juga ditunjukkan di sana. Dihadiri lebih dari 100 mahasiswa islam dari berbagai negara,” lanjutnya.

Salah seorang siswa Andi Ammyriel kepada wartawan mengaku sangat bahagia berkesempatan menuntut ilmu ke luar negeri lewat SMA GIBS.

“Tentu ini menjadi hal yang sangat membanggakan tak hanya bagi saya pribadi tetapi juga orangtua, keluarga, guru-guru, dan pihak sekolah. Kami di sana full menggunakan bahasa Inggris sebgai aplikasi ilmu yang kita tuntut. Ada 100 negara lebih kita berinteraksi dengan mereka. Pengalaman yang luar biasa. Kurikulumnya sudah barang tentu berbeda. Semua full bahasa Inggris. Saya senang sekali. Dari segi pelajaran, hampir semua metode berbeda dan tentu saja menjadi acuan kita untuk bertahap menerapkan pendidikan yang sangat efektif memberikan pemahaman yang luar biasa kepada siswanya. Saya kira kurang lebih dengan berbagai sekolah International yang ada di Indonesia,” bebernya.

Senada dengan Andi, seorang siswi yang turut serta Yuliana Safitri merasa sangat bahagia telah kembali ke Banua.

“Alhamdulillah sudah kembali ke kampung halaman sendiri setelah satu bulan melaksanakan Hijrah Program dan edu visit di Malaysia dan Singapura. Banyak sekali yang didapat dari penerabah bahasa inggris khusus jurusan sainstistik, dan segala macam. Saya berharap semoga apa-apa yang telah diajarkan di sana bisa diamalkan lebih baik di pendidikan selanjutnya. Juga dalam pergaulan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Sistem dan metode pelajaran di sana sangat profesional dan terstruktur rapi tanpa memberikan beban. Berbeda sekali dengan sekolahan di Indonesia. Tersebab juga bahasa Inggrisnya lebih rumit,” tegasnya.

Di akhir kedatangan, para siswa diberikan breafing sejenak agar apa-apa yang telah mereka lakasanakan bisa diaplikasikan dalam bermasyarakat di Tanah Air. Para orang tua yang merindukan para siswa memeluk cium mesra sembari menangis.

Junaidi salah seorang orangtua siswi  tak sanggup menahan air matanya meleleh di kedua pipi. Sebagai seorang ayah yang putrinya sedang dalam proses menuntut ilmu mengharapkan agar anaknya menjadi insan yang membanggakan tak hanya di keluarga tetapi bagi Negara.

“Alhamdulillah. Anak saya sampai ke luar negeri demi menuntut ilmu. Semoga apa-apa yang telah didapatkan membuatnya berguna. Tentu saja untuk keluarga, lingkungan bermasyarakat, dan sebagai generasi penerus kemajuan nusa dan bangsa. Amin,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: