Usaha Parkir Inap Akan Dikenakan Pajak

Demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Banjarbaru semakin gecar menerapkan sistem pajak di berbagai sekotr. Tak pelak bagian pengusaha jasa inap mobil yang tersebar di segala penjuru wilayah Bandara Sjamsudin Noor juga akan terkena imbasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru Drs H Antoni Arpan menyebutkan, hal tersebut telah dikaji sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang akan diberlakukan.

“Sebenarnya kita menelah dulu. Kita lihat memang banyak parkir inap dan tentu bisa dijadikan sumber PAD. Tapi hal ini terus dikaji ulang untuk mendapatkan kesepakatan yang lebih solid,” ungkapnya kepada wartawan.

Sedangkan dari Angkasa Pura sendiri, baru melakukan garapan yang bersifat perbulan. Staf AP I Ahmad Zulfian Noor mengaku, pihak AP I memberikan izin dan ada nego perihal usaha mobil inap di wilayah termaksud.

“Ada nego untuk parkir inap tersebut berkisar antara 350 ribu sampai 500 ribu perbulan. Ada 10 titik. Kita juga mengharapkan kontribusinya bisa diarahkan ke Pemko Banjarbaru. Yang masih kita lakukan saat ini adalah pendektan lokasi ALRI, mau memberikan kontiribusi atau tidak,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: