Canangkan Sekolahku Berhias, Kepala Sekolah Lelang Jabatan

Guna meningkatkan kepedulian para kepala sekolah di seluruh tingkat sekolah di Kota Banjarbaru, pihak Dinas Pendidikan melakukan kesepakatan dengan para sekolah melaksanakan Program Sekolahku BERHIAS (Bersih, Hijau, dan Sehat). Hal itu diungkapkan itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Drs Ahmadi Arsyad kepada hirangputihhabang.wordpress.com, Selasa, (20/5), kemarin.

Dijelaskannya, program tersebut mempunyai kesepakatan layaknya lelang jabatan. Bilamana kepala sekolah tak sanggup atau tak berhasil melaksanakan berdasarkan indikator dari pihak independen per 31 Desember 2015 maka akan dicopot dari jabatanya sebagai kepala sekolah. Begitu pun sebaliknya.

“Saya rasa semua pihak pun sudah mengerti lingkungan sekolah yang sehat dambaan kita semua yang mendukung pelaksanaan proses belajar-mengajar di sekolah. Dengan program inilah saya ingin semua sekolah di terus meningkatkan perawatan dan pemeliharaan dengan melibatkan semua potensi yang ada,” terangnya.

Program tersebut, katanya, telah diikrarkan antara Disdik dengan para kepala sekolah pada tanggal 2 Mei 2014 lalu. Dalam kesepatakan tersebut, tambahnya, disebutkan kewajiban dari seluruh pihak sekolah, peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan agar melaksanakan kegiatan Bersih. Di antaranya menyediakan air bersih, membebaskan drainase dari sampah mencegah terjadinya genangan air dan lain-lain.

“Kemudian penghijauan di lingkungan sekolah dengan penanaman pohon, bunga, memelihara taman, toga, rumah kaca atau green housem dan lain sebagainya. Kemudian kita himbau sekolah mampu mengelola sampah sendiri untuk mengurangi polusi udara dari pembakaran sampah dan mengurangi sampah serta pemanfaatn kembali sampah dengan membentuk Bank Sampah. Termasuk membuat kerajinan dari sampah bekas,” bebernya.

Selain itu, sebutnya, sekolah bisa saja mengembangkan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan melengkapi UKS dengan sarana prasarana memadai seperti menyediakan kantin sekolah yang sehat dengan makanan/minuman atau jajanan sehat.

“Jangan sampai ada sama sekali borax, formalim alkohol, dan jenis lain yang merugikan kesehatan siswa. Karena efek yang ditimbulkan zat kimia berbahaya ini baru terlihat 10 sampai 20 tahun ke depan. Bukankah generasi muda kita sekarang ini yang akan menjadi pemimpin-pemimpin di masa depan. Kita sebagai orangtua dan sekolah tentu tidak mempunyai pemimpin yang sakit-sakitan,” terangnya.

Kemudian lagi, ia memastikan lingkungan sekolah sebagai kawasan bebas dari asap rokok, mengembangkan ekstrakurikuler sesuai dengan upaya perlindungan pengelolaan lingkungan hidup di sekolah.

“Termasuk juga membuat tulisan berupa slogan, ajakan, dan perintah menjaga kebersihan melakukan pengijauan, dan mementingkan kesehatan lingkungan sekolah. Kita berharap sekolah bisa menyediakan tempat cuci tangan di tempat-tempat strategis seperti di kantin, UKS, di depan atau halaman ruang kelas. Semoga ini bisa menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Karena ini taruhannya jabatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: