Galang Dana Untuk Korban Banjir Kaltara

Sudah 4 hari rumah warga di beberapa desa di Kecamatan Long Pesi Ilir, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara terendam air. Bahkan sampai menghanyutkan 20 buah rumah, pengungsian besar-besaran warga, hingga kurangnya logisitik.

Atas kejadian tersebut, pihak mahasiswa Fakultas MIPA Unlam Banjarbaru menggelar aksi sosial untuk menggalang dana guna meringatkan para korban banjir di Kaltara.

Salah seorang mahasiswa, Khairun Nida, kepada wartawan MK menyebutkan, aksi penggalangan dana di jalanan tersebut memang kali pertama pihaknya laksanakan.

“Karena kita ketahui, di beberapa lokasi ketinggian air nyaris menenggelamkan seluruh bangunan rumah, terutama yang berada di bantaran Sungai Kayan. Dengan upaya ini kita berharap bisa membantu para korban dan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama,” sebutnya.

Berdasarkan data yang posko banjir di TKP, dilaporkan sudah 20 rumah yang hanyut terseret arus Sungai Kayan yang cukup deras setelah diguyur hujan selama beberapa hari. Sudah 13 ribu orang yang mengungsi, baik di beberapa lokasi yang sudah disiapkan maupun di tenda darurat. Warga memilih mengungsi karena rumah mereka tidak bisa lagi ditinggali.

Menurut warga, baru kali ini banjir melanda kampung mereka. Diduga Sungai Kayan meluap karena hutan di kawasan hulu sudah gundul sehingga begitu terjadi hujan deras air sungai langsung meluap. Akibatnya, ratusan warga mengungsi di tenda-tenda darurat dengan kondisi seadanya.

Keluhkan Banjir di Jalanan

Gara-gara banjir, sejumlah pengendara tampak kewalahan melewati Jl A yani di wilayah Liang Anggang. Hal tersebut diperparah dengan kondisi Lamp Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati, km 24,5 Liang Anggang.

Salah seorang warga setempat, Suyono, ketika ditanyai wartawan MK mengaku wilayah tempat dia tinggal sudah terendam air satu Minggu. Sampai saat ini, akunya, tidak ada bantuan apa pun dari pemerintah setempat atau badan yang membidangi masalah bantuan sosial.

“Memang kita tidak terlalu banyak berharap juga dengan pemerintah. Tapi kalau ada ya diterima dan disyukuri. Kali aja, pemerintah juga lagi susah,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan, tinggi air mencapa mata kaki orang dewasa dengan jarak 200 meter. Tak sedikit para pengguna kendaraan bermotor yang mengeluhkan mesinnya mati karena terendam air.

Rosdeawati Optimistis Diusung Parpol

Istri dari Wagub Kalsel H Rudy Resnawan, yakni Rosdeawati Rudy Resnawan dipastikan akan diusung partai politik dalam pencalonannya sebagai kepala daerah di kota Banjarbaru.

“Kami optimistis diusung parpol dalam pilkada dan sudah melakukan komunikasi politik,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Dikatakannya, komunikasi dengan partai politik dilakukan dengan cara mendaftar ke partai yang membuka pendaftaran bakal calon wali kota sejak beberapa hari yang lalu.

Partai politik yang sudah didatangi untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota yakni Partai Golkar, PDIP, dan PPP. “Kami sudah mengembalikan formulir dan berkas ke Golkar, PDIP, dan PPP, sedangkan dua partai lain yakni Gerindra dan Demokrat segera dilamar,” ungkapnya.

Ditanya mengenai motivasi maju mencalonkan diri sebagai wali kota Banjarbaru, Wakil Ketua TP PKK Kalsel itu mengatakan ingin membawa Banjarbaru lebih baik.

“Saat ini Banjarbaru sudah baik dan maju, tetapi kami ingin semakin maju lagi sehingga tergerak ikut dalam pilkada sekaligus meramaikan bursa calon wali kota,” ujarnya.

Mengenai dukungan keluarga, dia menegaskan, seluruh keluarga sudah memberikan dukungan karena niat mencalonkan diri untuk memberikan yang terbaik bagi daerah.

“Seluruh keluarga memberikan dukungan positif atas pencalonan saya, apalagi niat membangun Banjarbaru menjadi lebih baik sehingga semuanya mendukung,” ujar dia.

Dikatakan, pihaknya masih menunggu mekanisme partai yang memproses berkas pencalonannya termasuk survei elektabilitas bakal calon yang akan diusung.

“Saya mengikuti mekanisme partai dalam menentukan bakal calon yang akan diusung. Soal survei diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat yang menentukan,” katanya.

Harus Waspada AIDS

Hingga pekan kedua di bulan Februari ini, Wakil Walikota Banjarbaru H Ogi Fajar Nuzuli tidak ingin membeberkan siapa pegawai pemko yang mengidap HIV Aids. Bedasarkan data yang ia terima, kini di Banjarbaru ada sekitar 800 orang yang terinfeksi HIV/AIDS.

Sebagai Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Banjarbaru, Ogi mengimbau agar masyarakat waspada terutama laki-laki yang suka jajan semabrangan. Ia juga menekankan bahwa keberadaan wilayah lokalisasi seperti Pembatuan adalah illegal dan tidak patut diapresiasi.

“Kemungkinan ada lagi sekitar 105 penderita yang sampai sekarang tidak diketahui lebih rinci. Menciut lagi, di antaranya ada 20 orang tersebut ada Pekerja Seks Komersial (PSK) di eks Lokalisasi Pembatuan Jalan Kenanga Kelurahan Landasan Ulin,” bebernya.

Meneurutnya, keberadaan lokalisasi tersebutlah yang memicu semakin gencarnya penyebaran vidus HIV/AIDS terkhusus di Kota Banjarbaru. Diperhitungkannya, jika satu PSK yang mengidap HIV melayani 5 orang per hari, maka tinggal dikalkulasikan dalam sebulan berapa penderita lagi yang bertambah.

Melihat data dari Kemenkes, tambahnya, profesi yang penderita sangat beraneka ragam, selain PSK, wanita terinfeksi HIV/AIDS adalah pekerja salon plus, pemandu lagu karaoke, sales promotion girl (SPG) dan 9 ibu rumah tangga.

Irjen Koopsau II Lakukan Pemeriksaan

Lanud Sjamsudin Noor kedatangan tim Wasrik Irjen Koopsau II Makassar berjumlah 4 orang yang dipimpin langsung oleh Ketua tim Wasrik Kolonel Tek Istiyanto SSos.

Kedatangan disambut dan diterima oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Erwin Sugiandi beserta para perwira Lanud Sjamsudin Noor bertempat di ruang VIP I Lanud Sjamsudin Noor, Selasa (10/02).

Kedatangan tim Wasrik Irjen Koopsau II tersebut, akan melaksanakan tugas pengawasan dan pemeriksaan di Lanud Sjamsudin Noor mulai tanggal 11 sampai dengan hari ini, Jumat, 13 Februari 2015.

“Kepada tim Wasrik dipersilahkan untuk memeriksa dan menanyakan sekecil apapun pelaksanaan program kerja Lanud Sjamsudin Noor tahun 2014 serta pencapaian dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Lanud Sjamsudin Noor,” ujar Danlanud.

Ia menekankan kepada seluruh Perwira supaya memberikan keterangan dan data-data yang diperlukan oleh tim wasrik secara transparan dan bisa bekerjasama dengan baik dengan tim Wasrik, sehingga tim Wasrik mendapatkan data-data sesuai yang diharapkan.

Danlanud memaparkan secara lengkap dan jelas mulai dari tugas pokok dan fungsi Lanud Sjamsudin Noor situasi dan kondisi serta pelaksanaan program kerja tahun 2014 dengan berbagai permasalahan dan upaya-upaya untuk mengatasi permasalahan yang telah dilaksanakan.

Kolonel Tek Istiyanto SSos Ketua tim Wasrik menyebutkan, Wasrik Koopsau II memiliki kewenangan yang sangat penting untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pemeriksaan guna mengantisipasi, mengoreksi dan mencari solusi kesalahan dan penyelewengan program kerja satuan jajaran dibawah Koopsau II.

“Diharapkan kuker Wasrik di Lanud Sjamsudin Noor kali ini mendapatkan kualitas yang tinggi dengan kuantitas yang kecil,” pungkasnya.

5 Orang Sebagai Promosi Jabatan

Lima pejabat struktural setingkat eselon IV di lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru mendapat promosi dan menempati posisi baru setelah dilantik, Rabu tadi.

Lima pejabat yang promosi yakni Herry Isdaryoko dipercaya menjabat Kasi Komunikasi Udara Dishub dan Kominfo, Marlina Hartanti sebagai Kasi Kehutanan Distankanhut.

Rusmini sebagai Kasub bagian TU Kantor Perpustakaan dan Arsip, Firdaus menjabat Kasub bidang jabatan struktural BKD dan Sugiyono Kasub bagian TU UPT Pemadam Kebakaran.

Sementara itu, empat pejabat lain di mutasi yakni Rudiansyah menjadi Kepala UPT Pengelola Pergudangan, Abdul Latif menjabat Kepala UPT Pengelola Pasar Ulin Raya. Kemudian, Syafrudin Prawira Buana menjabat Kasub bagian TU UPT Pasar Ulin Raya dan M Joni Setiawan menjadi Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Guntung Paikat.

Kepala BKD dan Diklat Banjarbaru Firdaus Hazairin menjelaskan, sembilan pejabat eselon IV yang dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan sehingga ada yang promosi dan mutasi.

“Pejabat yang mendapat promosi karena dinilai mampu menempati posisi yang baru, sedangkan pejabat mutasi dalam rangka penyegaran di tempat yang baru,” ujarnya.

Ditambahkan, sembilan pejabat yang dilantik baik promosi dan mutasi diharapkan membawa perubahan ke arah yang lebih baik di lingkungan kerjanya yang baru.

9 Pejabat Baru Dilantik Tertutup

Wakil Walikota Banjarbaru H Ogi Fajar Nuzuli menjadi pembina pada upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat esselon IV dilingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru, bertempat di ruang kerja Asisten III Kota Banjarbaru.

Ada 9 orang pejabat esselon IV yang dilantik. Lima di antaranya merupakan promosi jabatan dan 4 orang adalah mutasi jabatan. “Baik itu karena mutasi serta promosi jabatan terbatas di lingkungan pemerintah Kota Banjarbaru,” katanya.

Pelantikan tersebut disaksikan Plt Sekdako Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi, FKPD Kota Banjarbaru, Asisten II Dr H Burhanuddin Noor, Kepala BKD dan Diklat Drs H Firdaus Hazairin serta Staf Ahli Walikota dan beberapa Kepala SKPD Kota Banjarbaru.

Wakil Walikota mengatakan, semua telah menyaksikan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan  pejabat esselon IV dilingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya untuk menduduki jabatan yang dipercayakan, baik promosi maupun mutasi. Promosi maupun mutasi ini adalah bagian dari manajemen kelembagaan, yang secara umum akan bermuara pada satu tujuan, yaitu terwujudnya efektifitas dalam pengelolaan organisasi,” katanya.

Wakil Walikota meminta kepada para pejabat  yang baru diambil sumpahnya agar menjalankan sumpah janji serta komitmen yang telah dibacakan, sehinga segala amanah pekerjaan yang dijalankan dapat berjalan dengan baik.